pendidikan

Siswa Kendari Diajar Buat Aplikasi Digital

Kamis, 13 Oktober 2016 | 11:15 WIB
Suasana Seminar Digital Learning yang digelar, di Aula Kodim 1417 Kendari.

-
Suasana Seminar Digital Learning yang digelar, di Aula Kodim 1417 Kendari.

KENDARI, RSONLINE - Sekira 300 siswa SMA Kartika Kendari mengikuti Seminar Digital Learning yang digelar oleh Telkomsel, di Aula Kodim 1417 Kendari.

Untuk di Kendari, Next Dev Junior digelar di dua sekolah yaitu SMA Kartika dan SMA Negeri 4 Kendari.

NextDev Junior merupakan salah satu program CSR Telkomsel di industri digital kreatif berupa kompetisi pengembangan aplikasi digital, yang diharapkan akan mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia, dimana salah satu pilar utamanya adalah hadirnya berbagai aplikasi asal Indonesia yang bernilai tambah dan memiliki dampak sosial yang positif.

Dengan melibatkan Oracle Studio dan Hicca Studio sebagai motivator dan inspirator dari pelaku industri aplikasi, pelatihan NextDev Junior terbagi atas tiga tahapans.

Spv Youth & Community Kendari Henry D. Kuhon, menjelaskan, tahap pertama diawali dengan seminar bagi seluruh siswa di sekolah terpilih, yang kemudian diikuti dengan penjaringan kandidat siswa dan training bagi siswa terpilih. Pelatihan ini sendiri meliputi pengenalan awal aplikasi mobile, pengenalan perangkat lunak (software) untuk membuat aplikasi, dan pembuatan aplikasi mobile sederhana.

Pada tahap kedua, peserta dilatih untuk membuat aplikasi mobile yang dinamis berdasarkan layout, naskah, dan animasi. Lalu pada tahap terakhir, peserta melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi mobile tersebut untuk selanjutnya dipublikasikan sehingga dapat diunduh atau diakses secara online oleh siswa.

"Saat ini segmen remaja merupakan salah satu pengguna aktif Internet dan berbagai aplikasi digital, yang akan membangun Indonesia di masa mendatang," katanya, Rabu (12/10).

Dia mengatakan, untuk itu melalui NextDev Junior, pihaknya memberikan pelatihan pembuatan aplikasi mobile kepada pelajar SMA secara berkelanjutan untuk memperkenalkan dunia aplikasi lebih dini ke segmen ini.

"Tentunya ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menumbuh kembangkan ekosistem digital berbasis aplikasi," katanya.

"Dalam NextDev Junior, para siswa dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk  membuat aplikasi mobile sebagai sarana dan metode baru dalam kegiatan belajar mengajar yang interaktif dan efektif," jelas Henry.

Laode Suaib selaku Kepala SMA Kartika juga mengatakan, kegiatan seminar ini sebagai pelatihan bagi para siswa untuk membuat bahan ajar digital berbasis android.

“Mudah-mudahan dengan masuknya teknologi dalam bidang pendidikan akan memberikan warna baru dan meningkatkan pembelajaran di sekolah-sekolah serta para siswa akan lebih tertarik lagi belajar," ungkap Laode Suaib.

"Di sini kreasi anak-anak yang ditonjolkan, guru membimbing berdasarkan kurikulum, harapan dari semua itu dalam proses belajar mengajar akan lebih mudah, karena menggunakan aplikasi mobile berbasis android. Apalagi WiFi sekolah sudah ada," terangnya. (p11/p9/b/alp)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB