pendidikan

Empat Ilmuwan Ini Raih Habibie Award

Kamis, 6 Oktober 2016 | 13:27 WIB
Presiden Republik Indonesia ke 3 B.J. Habibie saat menghadiri Habibie Award Periode Ke-18 di Pendopo Habibie dan Ainun, Jakarta, Rabu (5/10/16).Yayasan SDM IPTEK memberikan award kepada empat ilmuawan yang telah berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tehnologi, dan kebudayaan di Indonesia. Hingga saat ini terdapat 54 orang penerima Habibie Award. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

-
Presiden Republik Indonesia ke 3 B.J. Habibie saat menghadiri Habibie Award Periode Ke-18 di Pendopo Habibie dan Ainun, Jakarta, Rabu (5/10/16). (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

RSONLINE - Empat ilmuwan yang punya dedikasi dan kontribusi tinggi pada pengembangan ilmu pengetahuan diganjar penghargaan Habibie Award, kemarin (5/10).

Penghargaan yang diinisasi oleh mantan Presiden BJ Habibie itu sebenarnya punya lima kategori utama. Tapi, dari penilaian tim hanya empat kategori saja yang layak mendapatkan anugerah berhadiah USD 25 ribu itu.

Empat ilmuwan itu adalah Sapardi Djoko Damono bidang ilmu kebudayaan, Prof Hendra Gunawan (ilmu dasar), Raymond R. Tjandrawinata (ilmu kedokteran dan bioteknologi), dan Prof Tommy Firman (ilmu rekayasa).

Sedangkan satu kategori yang belum ditemukan figur yang layak menerima adalah bidang ilmu sosial, ekonomi, politik, dan hukum.

Ketua Panitia Seleksi Penerima Habibie Award Prof Wardiman Djojonegoro menuturkan sebenarnya siapapun bisa mengusulkan tokoh yang dianggap mendapatkan penghargaan tersebut.

Tapi, ada tim yang menyeleksi dengan begitu ketat rekam jejak calon berdasarkan karya-karya yang telah dibuat. Tiap kategori ada sekitar 20 nama yang masuk ke meja panitia.

”Lalu kami telisik rekam jejaknya salah satunya di Scopus, Google Scholar, dan berapa paten yang telah didapat,” ujar dia.

Guru besar yang juga menjadi ketua dewan pengurus Yayasan Sumberdaya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM-Iptek) itu menjelaskan penghargaan itu ditujukan untuk mengapresiasi ilmuwan yang selama ini lebih lama bekerja di laboratorium.

Mereka bisa tampil di hadapan publik dan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk tetap berdedikasi dalam iptek. ”Ini penghargaan untuk yang top dalam bidangnya,” kata dia. (jun/JPG)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB