KENDARI - Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali mengusulkan penambahan kouta beasiswa bidikmisi calon mahasiswa baru (Camaba) tahun 2016 ke Kemenristek Dikti.
Ketua Pengelola Bidikmisi Afirmasi Dikti UHO, Muamal Gadafi, menuturkan, sebenarnya jumlah peserta bidikmisI dikeluarkan oleh Dikti sebanyak 1.530 peserta.
"Tetapi sayangnya jumlah kouta tersebut tidak sesuai target yang dikirim oleh UHO. Sebelumnya sesuai traget Kuota beasiswa bidikmisi sebanyak 2.963 peserta," kata Muamal Gadafi, Kamis (28/7) .
Lanjut dia, melalui rincian panitia pengelola asrama bidikmisi Ibnu Sina, peserta masih kekurangan sekitar seribuan lebih lagi. Jadi upaya mengantsipasi kekurangan tersebut pihaknya sudah mengusulkan kembali ke Dikti. Sekarang tinggal menunggu jawaban dari pusat.
Ia menjelaskan, perekrutan peserta bidikmisi tahun 2016, berbeda dengan sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya masih dilakukan perekrutan dari keluarga PNS baik Polri Maupun TNI.
Sekarang tahun 2016 tidak lagi merekrut. Verifikasi data peserta yang terkafer benar-benar mereka tidak mampu secara ekonomi.
Kemudian persyaratan lainnya,peserta didukung keterampilan dan kemampuan akademik yang baik.
Ia menambahkan,mekanisme pencairan beasiswa bidik misi dilaksanakan pertriwulan dengan jumlah total keseluruhan Rp 6 juta persemester.
Namun total uang tersebut dibagi dengan kebutuhan lain seperti, Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai RP 2.400.000 dan biaya hidup sehari-hari senilai RP 3.600.000. (m1/b/put)