pendidikan

Unsultra Gelar Kuliah Umum Beasiswa Agribisnis Sawit, Bekali Mahasiswa Jadi SDM Unggul

Kamis, 2 Oktober 2025 | 08:57 WIB
Foto bersama dengan para mahasiswa Unsultra penerima beasiswa kelapa sawit usai pelaksanaan kuliah umum.

Kendari, Rakyatsultra.id – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) bersama Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menggelar kuliah umum yang dirangkaikan dengan program beasiswa Agribisnis Kelapa Sawit, Selasa (30/09/25). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mendukung hilirisasi komoditi unggul khususnya kelapa sawit.

Anggota Dewan Pengawas BPDP, Joko Supriyono, menjelaskan bahwa BPDP memiliki program beasiswa khusus yang ditujukan untuk jurusan atau program studi yang berfokus pada pengembangan kompetensi kelapa sawit. Program ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga dibarengi dengan kegiatan pendukungnya seperti kegiatan akademik berupa kuliah umum dan pembinaan lainnya.

Menurut Joko, kuliah umum tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai industri sawit, peran BPDP, serta pentingnya peningkatan kapasitas SDM. “Meskipun kegiatan ini namanya kuliah umum, sebenarnya inti kegiatan ini adalah memberi pemahaman mendalam tentang sawit, BPDP, dan pentingnya SDM unggul untuk mendukung pengembangan industri kelapa sawit,” ujarnya. 

Beasiswa sawit sendiri diprioritaskan bagi anak, suami, atau istri dari pekebun kelapa sawit, pekerja di bidang budidaya atau pengolahan kelapa sawit, keluarga pekerja di sektor kelapa sawit, pengurus atau anggota koperasi/lembaga pekebun sawit, aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di bidang perkebunan kelapa sawit. Harapannya, antara lain mereka yang berasal dari keluarga petani sawit dapat kembali mengembangkan usaha orang tua setelah menempuh pendidikan tinggi. Pasalnya, kebun sawit rakyat dinilai masih belum seproduktif kebun yang dikelola perusahaan besar.

“Dengan pendidikan yang lebih baik, anak-anak petani ini bisa membantu mengelola kebun keluarganya agar lebih produktif. Sementara untuk anak pekerja sawit, beasiswa ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup sehingga mereka tidak harus mengulang nasib orang tuanya sebagai buruh,” tambah Joko.

Universitas Sulawesi Tenggara sendiri menjadi salah satu kampus yang lolos sebagai mitra BPDP. Status mitra ini diberikan kepada perguruan tinggi yang memiliki jurusan atau program studi relevan dengan pengembangan kompetensi kelapa sawit. Unsultra memenuhi syarat tersebut karena memiliki komitmen kuat dalam membangun keahlian perkelapasawitan. Beasiswa sawit memberikan dukungan penuh kepada penerimanya seperti biaya kuliah gratis, uang saku bulanan, biaya buku, biaya hidup dan akomodasi asrama dan bantuan biaya transportasi dari daerah asal ke lokasi studi. 

Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric, mengatakan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dengan BPDP yang terkait langsung dengan program beasiswa sawit. Sebelumnya, Unsultra juga telah menyelenggarakan PKKMB sebagai tahapan awal pengenalan kampus, perkuliahan, sistem pendidikan,  dan aktivitas akademik lainnya.

Dalam kuliah umum kali ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya diberikan informasi dan pemahaman tentang kelapa sawit, peluang dan tantangannya, tetapi juga konsep dan industrialisasi di sektor agribisnis kelapa sawit. Kegiatan ini bahkan melibatkan mahasiswa lintas program studi, baik secara luring maupun daring.

“Harapannya, kegiatan ini dapat memperkaya pengetahuan dan wawasan mahasiswa dibidang kelapa sawit dan hilirisasinya serta memberi motivasi kepada mahasiswa agar mereka lebih mencintai serta berkomitmen mengembangkan kelapa sawit dan industri sawit. Apalagi banyak dari mereka berasal dari lingkungan keluarga petani sawit,” jelas Prof. Andi Bahrun.

Selain kuliah umum, dilanjutkan acara dialog dan silaturahmi pengelola BPDP dengan mahasiswa penerima beasiswa terkait pengelolaan beasiswa BPDP, termasuk hak dan kewajiban mahasiswa serta kunjungan di asrama dimana para mahasiswa ditempatkan. Pihak universitas menegaskan komitmennya untuk sungguh-sungguh menyelenggarakan program peningkatan SDM sawit guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di industri kelapa sawit, termasuk melakukan backup pendanaan sementara jika ada keterlambatan pencairan dari BPDP.

BPDP juga memberikan kontribusi tambahan berupa perlindungan kesehatan melalui BPJS bagi mahasiswa penerima beasiswa. Oleh karena itu saat kuliah umum ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Unsultra dengan BPJS  Kendari untuk perlindungan kesehatan mahasiswa. Hal ini dianggap penting  agar mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan baik dan kesehatannya terlindungi. 

"Unsultra juga berkomitmen menyelenggarakan kegiatan akademik secara berkualitas termasuk berbagai kegiatan non-akademik seperti pendidikan karakter, pembinaan minat dan bakat serta berbagai skill, termasuk juga kegiatan pembinaan di asrama serta keterampilan penunjang lainnya. Harapannya ketika selesai studi menjadi generasi unggul dan tidak ada yang menganggur serta mendapat pekerjaan dengan gaji yang layak khususnya untuk mengembangkan usaha perkebunan dan industri kelapa sawit,” lanjut Rektor Unsultra.

Salah satu mahasiswa penerima beasiswa, Rifian Firman Syah Putra asal Riau, mengaku puas dengan pelayanan dan lingkungan belajar di Unsultra. “Lingkungannya nyaman dan sejuk. Dosen-dosen yang mengajar yang luar biasa dengan cara mengajarnya yang komunikatif dan interaktif, sehingga mudah dipahami. Harapan saya bisa lulus dengan hasil terbaik, lalu mengembangkan perkebunan sawit di daerah asal,” ungkapnya.

Ia juga menilai fasilitas asrama sangat mendukung proses adaptasi mahasiswa. “Suasananya kondusif, jadi kami bisa berinteraksi, belajar dan beraktivitas dengan baik. Semoga lewat beasiswa ini, saya bisa berkontribusi untuk kampus, daerah, dan masyarakat,” tutup Rifian. 

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB