Muna, Rakyatsultra.id - Tim pelaksana kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SMA, SMK & SLB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Cabang Dinas Kabupaten Muna, memantapkan kesiapan pelaksanaan acara yang bakal digelar 18 sampai dengan 19 Juni 2025 di Pelataran SMK NEGERI 3 Muna, Kota Raha Kabupaten Muna.
Kepala Cabang Dinas Kabupaten Muna Zainal Hafid, S.Pd saat dihubungi media ini, mengaku telah siap menyelenggarakan FLS3N Jenjang SMA, SMK di Kabupaten Muna dilakukan secara luring sesuai surat dari Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) yang mengubah model pelaksanaan semula daring menjadi luring.
"Untuk itu kami bergerak cepat mengkoordinasikan sekolah-sekolah, akhirnya bisa dilaksanakan hari Rabu, Kamis besok, " katanya.
Menurutnya kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang mereka miliki ini, menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.
Terkait kepanitiaan, pihaknya telah terbentuk dan bekerja sejak beberapa hari ini. Olehnya itu dia berharap tidak ada halangan yang berarti dan kegiatan bisa berjalan sesuai perencanaan.
Dihubungi secara terpisah, Adi Munardi Kuti, S.Kom selaku Ketua Panitia menyampaikan dalam FLS3N tahun ini memperlombakan 13 (tiga belas) cabang seni dan sastra yang diikuti oleh SMA dan SMK se Kabupaten Muna, adapun pelaksanaannya dipusatkan di SMKN 3 Muna.
Adi M Kuti berharap, kegiatan ini bisa mendongkrak bakat yang terpendam dari peserta didik di bidang seni dan sastra dan dapat menjadi motivasi peserta didik lain untuk lebih giat berlatih karena ini adalah salah satu jalan untuk berprestasi tidak hanya di daerah tapi juga sempai ke tingkat nasional. Ia juga mengajak untuk menyaksikan festival ini.
"Masyarakat Muna khususnya Kota Raha, ayo datang nonton festival ini. gratis tanpa Karcis, " lanjut Adi M Kuti.
Saat dimintai keterangan, Echalya salah satu peserta yang akan mengikuti lomba ini menyampaikan kegembiraannya, bisa ikut jadi peserta, bisa ketemu teman-teman dari sekolah lain yang punya hobi yang sama.
Diketahui bahwa Ajang talenta bidang seni budaya di Kementerian mulanya bernama Jambore Seni Siswa Nasional dan berlangsung pada tahun 2004. Kemudian pada tahun 2008 di Bandung, Jawa Barat kegiatan Jambore Seni Siswa Nasional berganti nama menjadi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Pada tahun ini kembali berganti menjadi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Adapun ketiga belas cabang seni dan sastra yang diperlombakan pada FLS3N Jenjang SMA, SMK Tingkat Kabupaten Muna Tahun 2025, antara lain: Baca Puisi, Menyanyi solo putri, monolog, menulis cerita pendek, cipta puisi, film pendek, kriya, Desain Poster, Komik digital, Fotografi dan Jurnalistik.
Sebagai informasih tambahan, FLS3N 2025 merupakan wujud nyata dari implementasi Kebijakan Manajemen Talenta Nasional di bidang seni budaya, sekaligus menjadi bagian integral dari Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN).