pendidikan

Pemanfaatan Sumberdaya Hayati Lokal Daun Jati Sebagai Bahan Baku Kerajinan Ecoprint untuk Mendukung Pengembangan Lokasi Wisata Edukasi di Kota Kendari

Selasa, 19 November 2024 | 05:20 WIB
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Halu Oleo memperlihatkan hasil kerajinan tangan yang terbuat dari daun jati.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berlokasi di Kelurahan Kendari Caddi, 26 Oktober 2024.

Adapun tema yang diangkat yaitu Pemanfaatan Sumberdaya Hayati Lokal Daun Jati Sebagai Bahan Baku Kerajinan Ecoprint untuk Mendukung Pengembangan Lokasi Wisata Edukasi di Kota Kendari.

Program kemitraan ini didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Halu oleo (LPPM UHO) melalui pendanaaan tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh beberapa dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Teknik. Ketua tim Satira Yusuf, S.E., M.Si., dan lima orang anggota yang terdiri atas Dr. Tuti Dharmawati, S.E., M.Si., Ak., CA., Dr. Intihanah, SE., M.Si., Ika Maya Sari, S.E., M.Si., Ak., CA., Fitriah, S.ST.,M.T. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebanyak 2 orang, yaitu Fikran dan Bahar, mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi.

Tema Pemanfaatan Sumberdaya Hayati Lokal Daun Jati, Sebagai Bahan Baku Kerajinan Ecoprint untuk Mendukung Pengembangan Lokasi Wisata Edukasi di Kota Kendar ini dianggap menarik. Alasannya, melihat kondisi masyarakat khususnya para kaum ibu-ibu PKK dan remaja putri yang berada di lokasi kegiatan, setiap hari tidak mempunyai atau melakukan kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah dari segi ekonomi. 

"Di samping itu juga kami melihat adanya potensi alam hayati di sekitar lokasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khusunya para ibu-ibu PKK dan remaja putri dalam mengisi waktu luangnya," kata Satira Yusuf.

Suasana pemberian materi cara pembuatan kerajinan memanfaatkan daun jati untuk kerajinan ecoprint.

Melihat kondisi tersebut, pihak LPPM UHO bekerja sama dengan Kelurahan Kendari Caddi Kota Kendari sebagai mitra menganggap perlu melakukan pelatihan pemanfaatan sumberdaya hayati lokal daun jati sebagai bahan baku kerajinan ecoprint untuk mendukung pengembangan lokasi wisata edukasi di Kota Kendari.

Tujuan kegiatan ini yakni memberikan inspirasi kepada masyarakat Kelurahan Kendari Caddi di Kota Kendari khususnya kepada kaum ibu-ibu PKK dan remaja putri untuk bisa mempelajari teknik-teknik ecoprint mulai dari pemilihan bahan baku, merancang, memproses kerajinan ecoprint, sampai kepada cara mempromosikan produk ecoprint yang dibuat khususnya dengan memanfaatkan sumberdaya hayati lokal daun jati yang tersebar luas di sekitar wilayah lokasi Kendari Caddi.

Melalui kegiatan ini, kata Satira, ke depan diharapkan Kelurahan Kendari Caddi bisa menjadi sentra kerajinan wisata edukasi ecoprint baik di dalam Kota Kendari maupun di luar Kota Kendari.

Suasana pelatihan kerajinan ecoprint yang memanfaatkan daun jati sebagai bahan baku utama.

Lurah Kendari Caddi, Syahlan Jayanegara SE.M.Si sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim LPPM UHO yang telah melibatkan Kelurahan Kendari Caddi sebagai mitra dalam kegiatan tersebut.

Syahlan menambahkan melalui kegiatan ini tim LPPM UHO telah memberikan inspirasi dan ilmu kepada masyarakat khususnya masyarakat Kelurahan Kendari Caddi dalam hal pemanfaatan sumberdaya hayati lokal berupa daun jati yang selama ini dianggap sebagai limbah (sampah) yang tidak memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat.

"Bagi kami kerajinan ecoprint sesuatu hal yang baru dan unik. Jika bisa dikembangkan di daerah kami, maka dapat mendukung pengembangan lokasi wisata. Karena melihat posisi Kelurahan Kendari Caddi yang dilewati oleh beberapa tempat wisata yaitu Pantai Bokori, Pantai Toronipa, dan beberapa wisata lainnya. Besar harapan kami kepada pihak LPPM UHO agar kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadikan Kelurahan Kendari Caddi benar-benar menjadi lokasi pusat wisata produk ecoprint,” ujar Syahlan.

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB