pendidikan

ITB, UHO dan BRIN Lakukan Edukasi Serta Simulasi Tsunami Pertama di Wakatobi

Senin, 29 Juli 2024 | 16:27 WIB
Foto bersama usai kegiatan.

WAKATOBI,rakyatsultra.id - Tim kolaborasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Halu Oleo (UHO), dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan edukasi dan simulasi bencana tsunami pertama kali yang dilakukan di SDN 2 Waha, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik UHO, Prof. Dr. Laode M. Golok Jaya selaku ketua tim Fakultas Teknik mengatakan bahwa, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang langkah-langkah mitigasi dan penanggulangan bencana, mengingat lokasi sekolah yang berada di pesisir sehingga rentan terhadap tsunami. Kegiatan simulasi lapangan belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Kegiatan simulasi lapangan belum pernah dilakukan sebelumnya. Untuk itu UHO, ITB dan BRIN mengambil langkah untuk melakukan edukasi dan simulasi terkait penanggulangan bencana. Kami juga berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat nantinya,” harapnya.

Semenatara itu, Dosen ITB, Dr. Endra Gunawan menyebut bahwa simulasi dimulai dengan penyuluhan mengenai langkah-langkah mitigasi bencana dan penanggulangan tsunami kepada siswa SDN 2 Waha. Anak-anak usia SD merupakan kelompok rentan dalam masyarakat, sehingga penting bagi mereka untuk memahami tanda-tanda alam yang mengindikasikan akan terjadinya bencana.

“Guru ikut berpartisipasi dan mendampingi ratusan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan ini. Simulasi dimulai dengan aktivitas belajar mengajar tentang edukasi gempa bumi dan tsunami, dilanjutkan dengan tindakan tanggap darurat saat terjadi gempa, dan diakhiri dengan proses evakuasi menuju titik kumpul di SMKN 1 Wangi-wangi,” ucapnya.

Disisi lain, anggota tim dari BRIN Dr. Rahma Hanifa menambahkan, bahwa pihaknya sangat bersyukur karena kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh para siswa, sehingga berjalan dengan lancar. “Kami sangat berharap, melalui kegiatan ini, pengetahuan anak-anak mengenai cara menghadapi bencana alam gempa bumi dan tsunami akan meningkat, sehingga mereka lebih siap dan waspada,” pungkasnya. CR5

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB