pendidikan

Dikmudora Kendari Optimalkan Penerapan Kurikulum Merdeka

Selasa, 30 Januari 2024 | 21:09 WIB
Kepala Dikmudora Kendari, Hj Saemina.

KENDARI, rakyatsultra.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengeluarkan Kurikulum Merdeka untuk menunjang proses pembelajaran di satuan pendidikan. Saat ini, telah banyak sekolah-sekolah yang mulai menerapkannya. Olehnya itu, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari terus melakukan sosialisasi untuk Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan.

Kepala Dikmudora Kendari Hj. Saemina S.Pd., M.Pd mengatakan, Kurikulum Merdeka merupakan sebuah revolusi guna mengarahkan dunia pendidikan kearah yang lebih baik, sebab kata Saemina, merdeka belajar memberikan ruang yang lebih besar tentang kemandirian belajar. Kemandirian belajar ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar sesuai dengan potensi dan kemampuan peserta didik masing-masing.

Lanjutnya, di dalam kurikulum tersebut mata pelajaran yang diajarkan hanya mata pelajaran yang esensial saja, sehingga pembelajaran bisa lebih mendalam dan bermakna. Dengan itu diharapkan bisa meningkatkan kompetensi peserta didik dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.

“Kurikulum Merdeka memberikan kita fleksibilitas dalam memilih apa yang akan kita ajarkan, kemudian dalam kurikulum ini kita sudah dibantu dengan platform merdeka mengajar, karena kita tau disinilah semua materi-materi ajar yang akan kita ajarkan sudah bisa kita unduh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa manfaat yang akan diperoleh melalui penerapan Kurikulum Merdeka ini yakni sekolah bersinergi dengan pemerintah daerah dan orang tua bisa menemukan solusi yang efektif untuk menjawab tantangan pendidikan yang terjadi di setiap sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diterima peserta didik.

Sambungnya, di sisi lain, kinerja guru menjadi lebih fokus karena ada pengurangan beban administrasi. Kemudian peserta didik bisa mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat melalui lembaga sekolah. Implementasi Kurikulum Merdeka mengedepankan pembelajaran yang esensial dan sesuai dengan minat atau bakat peserta didik.

"Ternyata, konsep pembelajaran esensial ini menghasilkan interaksi yang membangun, sehingga terbentuk ruang belajar yang lebih positif, di mana guru mengajar di tingkat yang tepat dan peserta didik mendapatkan pengetahuan di tingkat yang tepat," ujarnya.

Saemina berharap sosialisasi implementasi kurikulum merdeka Nadiem Makarim, kehadiran Kurikulum Merdeka diharapkan bisa mengatasi krisis pendidikan di Indonesia dengan membentuk generasi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Adapun dampak positif dari dilaksanakannya Kurikulum Merdeka ini adalah sebagai berikut. RS

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB