pendidikan

SMAN 1 Kendari Wakili Sultra Lomba Baca Puisi

Senin, 15 Januari 2024 | 18:36 WIB
Kepala SMAN 1 Kendari Ruslan dan Aksa Pandu Wijaya.

KENDARI, rakyatsultra.id - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari kembali membuktikan kualitasnya, dimana salah siswanya yakni Aksa Pandu Wijaya akan mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) pada lomba baca puisi putra tingkat nasional yang digelar oleh Pusat Perpustakaan Nasional.

Keberhasilan Aksa Pandu Wijaya mewakili Sultra berkat prestasi juara I yang ia raih dalam lomba baca puisi yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala SMAN 1 Kendari Ruslan  mengatakan, ia sangat bangga dan mengapresiasi siswanya bakal mewakili Sultra pada lomba baca puisi tingkat nasional. Prestasi tersebut bisa diraih berkat berkat bimbingan dan dedikasi dari para guru-guru yang ada di sekolah.

"Kebanyakan para siswa itu bisa meraih prestasi berkat dari pelatihan yang mereka ikuti di luar sekolah. Tetapi untuk prestasi yang diraih oleh para siswa ini merupakan hasil dedikasi dan bimbingan serta binaan yang dilakukan oleh para guru-guru di SMAN 1 Kendari. Selain itu juga para siswa juga dibina oleh orang tuanya di rumah serta dibimbing oleh para senior-seniornya atau alumni SMAN 1 Kendari yang pernah mengikuti ajang tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai kepala sekolah ia memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para siswa yang berprestasi. Olehnya itu, sebagai pimpinan ia mendorong para siswa untuk terus mengasah diri dan mengembangkan wawasan serta bakat yang dimiliki hingga mampu bersaing dengan berbagai pihak dan meraih prestasi yang gemilang.

Lanjutnya, ia juga bakal memberikan skala prioritas kepada siswa yang berprestasi. Ketika para siswa tersebut akan melanjutkan studi di manapun itu mereka inginkan, jika sekolah memiliki kewenangan maka para siswa itu akan prioritaskan. Selain itu, pihaknya akan terus mendorong pembinaan dan bimbingan para siswa bersama guru-guru yang ada di SMAN 1 Kendari.

"Saya berharap prestasi ini tidak hanya dicukupkan sampai di sini saja tetapi jadikan prestasi ini sebagai pemicu untuk terus bangkit untuk meraih cita-cita. Selain itu, melalui lomba seperti inilah menjadi jembatan untuk bisa berproses hingga masa yang akan datang. Untuk itu saya berpesan kepada para siswa agar terus berlatih dan belajar sehingga apa yang diraih hari ini dapat dipertahankan terus serta bisa ditingkatkan lagi pada event-event lebih lanjut," harapnya.

Sementara itu, Aksa Pandu Wijaya mengatakan, ia merasa sangat bangga dan senang karena bisa mewakili bisa mewakili Sultra di ajang tingkat nasional. Menurutnya, untuk bisa mewakili Sultra tidaklah mudah karena dirinya harus bersaing dengan para siswa yang ada di berbagai kabupaten kota untuk mendapatkan posisi tersebut.

Sambungnya, persaingan yang ia lakukan sangat ketat dan susah di mana danyak sekali siswa dari berbagai daerah yang memiliki talenta dan bakat luar. Namun berkat binaan dan didikan yang dilakukan oleh para guru dirinya bisa menjadi salah satu perwakilan Sultra untuk mengikuti lomba baca puisi putra tingkat nasional

"Tentu saya tidak akan berpuas diri dan akan terus belajar dan berlatih menjadi lebih baik lagi. Saya berpesan kepada teman-temanku semua untuk terus berlatih dan meningkatkan bakat dan wawasan karena kita tahu semua bisa menjadi yang terbaik. Kalian mempunyai bakat dan minat yang berbeda-beda dan itu perlu berlatih dan ditingkatkan melalui pembinaan dari guru-guru. Saya yakin kalian semua pasti bisa menjadi yang terbaik," ujarnya. RS

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB