pendidikan

Lima Mahasiswa Unusra Lolos Program Kampus Mengajar dari Kemdikbud Ristek

Selasa, 8 Agustus 2023 | 05:41 WIB
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama, Prof Dr Nasruddin Suyuti MSi didampingi Wakil Rektor III, Sukman ST MM MT (kiri) bersama lima mahasiswa yang akan menjalani program Kampus Mengajar.

KENDARI, rakyatsultra.id– Sebanyak lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra) lolos untuk mengikuti program Kampus Mengajar yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Mereka terpilih setelah melalui seleksi dan bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.  

 

Seluruh mahasiswa yang lolos ini berasal dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Unusra angkatan 2021. Mereka adalah Duwi Nurmayanti, Ibnu Salim, Krisnawati, Muh. Rafli Diga, dan Andi Tenri Waru. Sesuai keputusan dari Kemdikbud Ristek, mereka masing-masing akan mengajar di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Konawe Selatan, dan Kota Kendari selama lima bulan, Agustus sampai Desember 2023.

 

Sebelum bertugas mengajar selama satu semester di sekolah yang telah ditetapkan tersebut, kelima mahasiswa diberi pembekalan singkat oleh Rektor Universitas Nahdlatul Ulama, Prof Dr Nasruddin Suyuti MSi sekaligus melepas mereka secara resmi, Senin (7/8/2023). Rektor menyampaikan agar mahasiswa yang akan mengajar tersebut menjaga nama baik Unusra. Selain itu, mereka diminta untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat serta dapat memberi manfaat lebih bagi siswa dan sekolah.

 

Koordinator Program Kampus Mengajar Unusra yang juga Wakil Rektor III, Sukman ST MM MT menjelaskan, selama menjalani program Kampus Mengajar kelima mahasiswa itu didampingi masing-masing satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari berbagai perguruan tinggi di Sultra. Secara berkala setiap bulan mereka melakukan monitoring dan evaluasi. 

 

“Para mahasiswa yang mengajar ini akan membuat laporan setiap bulan dan nanti membuat laporan akhir kepada Kemdikbud Ristek,” kata Sukman. “Mereka juga tidak lagi mengikuti perkuliahan selama satu semester, karena program ini akan dikonversi sebagai nilai mata kuliah yang ada pada Semester V,” tambahnya.

 

Program Kampus Mengajar merupakan bagian kegiatan pembelajaran dan pengajaran di satuan pendidikan dasar dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas. Kampus Mengajar juga bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan beragam keahlian dan keterampilan dengan menjadi mitra guru dan sekolah dalam pengembangan model pembelajaran. Mereka dapat menumbuhkan kreativitas serta inovasi dalam pembelajaran sehingga berdampak pada penguatan pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah. (mah)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB