Jumat, 28 Agustus 2026

Perkuat Layanan Kesehatan di Gaza, Dokter Palestina Dapat Beasiswa Spesialis Obgyn di Universitas Brawijaya

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 27 Oktober 2025 | 14:32 WIB
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama program beasiswa pendidikan dokter spesialis Obgyn untuk dokter Palestina. (Istimewa)
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama program beasiswa pendidikan dokter spesialis Obgyn untuk dokter Palestina. (Istimewa)

Malang, Rakyatsultra.id - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) bersama Universitas Brawijaya (UB) menandatangani Perjanjian Kerja Sama program beasiswa pendidikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn). Beasiswa ini diberikan kepada dokter asal Palestina, Reena Balousha.

Ketua Umum DPN BSMI M. Djazuli Ambari mengatakan, beasiswa ini bentuk dukungan terhadap Palestina, terutama dalam peningkatan tenaga kesehatan.

"Dengan dukungan Universitas Brawijaya sebagai salah satu institusi pendidikan negeri yang sangat concern terhadap Palestina diharapkan program ini dapat memperkuat pelayanan kesehatan perempuan dan anak di Gaza dan wilayah Palestina lainnya," ujar Djazuli di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Senin (27/10).

Djazuli menyampaikan, perlu ada dukungan kuat terhadap Palestina dalam menghadapi konflik. Jalur pendidikan manjadi salah satu yang dibutuhkan oleh warga Palestina.

“Kami melihat pentingnya dukungan konkret bagi dunia kesehatan di Palestina. Melalui program ini, kami berharap dokter-dokter muda Palestina dapat memperoleh pendidikan terbaik di Indonesia dan kembali mengabdi untuk bangsanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk diplomasi kemanusiaan dan solidaritas akademik antara Indonesia dan Palestina.

“UB berkomitmen menjadi bagian dari jejaring global yang mendukung perdamaian dan pembangunan manusia melalui pendidikan. Kami merasa terhormat dapat turut mendidik dokter Palestina agar kelak dapat memperkuat layanan kesehatan di negaranya,” ungkap Widodo.

Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh serta dukungan akademik selama masa studi di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Reema Balousha akan menempuh pendidikan bahasa Indonesia di UB sebagai bagian dari persiapan program pendidikan dokter spesialis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB

Terpopuler

X