Rektor Unsultra Prof. Dr.Ir. H. Andi Bahrun saat memberikan sedekah kepada anak-anak lingkup Unsultra. Foto: Dirma/Rakyat Sultra.
KENDARI - Perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1443 H/2021 M yang dilakukan oleh Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) pada pekan lalu diwarnai dengan perlombaan Male.
Perayaan Maulid diikuti oleh seluruh civitas akademika Unsultra baik Rektor, Wakil Rektor, Dekan, dosen, mahasiswa, staf dan anak-anak remaja di Masjid Alfatah Unsultra.
Rektor Unsultra Prof. Dr.Ir. H. Andi Bahrun mengungkapkan, maulid ini menjadi agenda rutin kampus setiap tahun, pertama kali ia merayakan maulid nabi dikampus yang dipimpinya itu, sejak dirinya menjadi Rektor Unsultra, waktu itu, bertepatan dengan peletakan batu pertama Masjid Alfatah Unsultra sekaligus dirangkaikan acara maulid Nabi.
"Hakikat dari momentum maulid nabi terpenting, dapat dimaknai adalah dalam diri rasulullah terdapat jiwa suri teladan rahmatan lilallamin bagi kita seluruh umat muslim. Hikma maulid Nabi Muhammad SAW adalah semakin memperkokoh keimanan dan kecintaan terhadap rasulullah nabiulllah sebagai suri teladan umat di seluruh jazirah dunia," ungkapnya.
Ia juga mengatakan, perayaan maulid nabi selalu dilaksanakan dengan Male. Hal ini dimaksudkan untuk membangun suasana kebersamaan, gotong royong dan terbangun rasa saling membantu. Selain itu ia memberikan sedekah kepada anak-anak lingkup Unsultra yang turut menyaksikan siraman maulid Nabi, tali asih tersebut sebagai tanda bahwa rasulullah menyayangi anak-anak dan kepada makhluk.
Dia mengharapkan, dengan memperingati atau merayakan maulid maka makin tumbuh rasa mencintai rasulullah dalam diri kita.Terpentingnya lagi dapat mencontoh dan mengamalkan akhlakulkarimah yang diperlihatkan dalam diri rasululah pemimpin umat akhirul zaman untuk dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. baik sebagai pribadi dalam keluarga bermasyarakat, lebih dalam lingkup berbangsa dan bernegara.
"Dengan menanamkan jiwa suri tauladan rasululah dalam segala lini kehidupan maka kita menjadi pribadi yang sejati luhur dan mulia. Salah satu syarat kemajuan institusi atau perguruan tinggi adalah kebersamaan dan harmonisasi rasa kekompakan akan dijauhkan dari segala penyakit hati. Insyaallah kampus yang kita cintai ini dibawah rida Allah SWT meraih kemajuan dan kebaikan dengan meneladani sikap kehidupan Rasulullah," pungkasnya. (cr5/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:28 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 19:52 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 19:00 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 20:51 WIB
Selasa, 5 Mei 2026 | 20:03 WIB
Kamis, 23 April 2026 | 20:14 WIB
Senin, 5 Januari 2026 | 09:19 WIB
Rabu, 24 Desember 2025 | 09:11 WIB
Selasa, 23 Desember 2025 | 12:33 WIB
Selasa, 23 Desember 2025 | 08:47 WIB
Senin, 22 Desember 2025 | 10:25 WIB
Kamis, 18 Desember 2025 | 09:03 WIB
Rabu, 17 Desember 2025 | 09:12 WIB
Selasa, 16 Desember 2025 | 09:09 WIB
Jumat, 12 Desember 2025 | 08:27 WIB
Kamis, 11 Desember 2025 | 10:28 WIB
Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
Jumat, 5 Desember 2025 | 09:31 WIB
Jumat, 28 November 2025 | 09:22 WIB
Selasa, 25 November 2025 | 08:33 WIB