Drs Muh Yani.
LANGARA - Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus memberikan perhatian kepada mahasiswa Wawonii, tak hanya memberikan beasiswa, daerah yang dipimpin Ir H Amrullah itu kini tengah mempersiapkan asrama mahasiswa di Kota Kendari untuk di tempati.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konkep membuka pendaftaran mahasiswa yang akan menempati asrama tersebut.
Demikian yang disampaikan Kadis Dikbud Konkep Drs Muh Yani di ruang kerjanya, Kamis (2/9/2021). Katanya, asrama mahasiswa yang dibangun dua tahap itu sudah siap ditempati.
"Rencananya kami akan membuka pendaftaran mahasiswa yang akan tinggal asrama mulai Jumat tanggal 3 sampai 20 September 2021," bebernya.
Mengenai ketentuan pendaftaran itu, mahasiswa yang bersangkutan wajib mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Bupati Konkep cq Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konkep dan membuat surat pernyataan siap mengikuti tata tertib sebagai Standar Operasional Prosedur (SOP) asrama.
"Nanti akan ada format khusus yang akan diberikan ke calon penghuni asrama sebagai salah satu berkas yang harus dilengkapi," katanya.
Mahasiswa calon penghuni asrama, tambah Muhammad Yani, wajib melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)-Elektronik, Kartu Keluarga, Kartu Mahasiswa atau surat keterangan aktif kuliah, dan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kepala desa atau lurah setempat, hal itu dilakukan karena asrama mahasiswa Wawonii ini diperuntukan ke mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi untuk semester dua sampai dengan semester enam.
"Data yang dimasukkan pendaftar harus benar-benar valid, karena pihak panitia akan melakukan verifikasi faktual ke desa atau kelurahan sesuai alamat yang bersangkutan di KTP," tambahnya.
Seluruh berkas pendaftran yang akan diajukan sambung Muh Yani dapat diantar melalui Kantor Pos dengan alamat yang ditujukan ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konkep, Kompleks Perkantoran Bupati Lantai 2.
"Asrama ini khusus putri yang terdiri atas 28 kamar, masing-masing kamar akan ditempati 2 orang. Jika jumlah pendaftar lebih besar daripada daya tampung asrama yakni sekitar 56 orang mahasiswa, maka panitia akan melakukan pembagian kuota per kecamatan atau berdasarkan kampung-kampung raya secara proporsional. Ini untuk menghindari adanya kesan sistem tebang pilih," ulasnya.
Karena itu ia berharap dengan adanya asrama mahasiswa itu bisa meringankan biaya pendidikan orang tua yang sedang menyekolahkan anaknya di Kota Kendari.
"Mudah-mudahan dengan mereka tinggal di asrama, proses perkuliahan mereka (mahasiswi) tidak mengalami hambatan, bahkan bisa ditargetkan selesai tepat waktu," harapnya.(r2/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:28 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 19:52 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 19:00 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 20:51 WIB
Selasa, 5 Mei 2026 | 20:03 WIB
Kamis, 23 April 2026 | 20:14 WIB
Senin, 5 Januari 2026 | 09:19 WIB
Rabu, 24 Desember 2025 | 09:11 WIB
Selasa, 23 Desember 2025 | 12:33 WIB
Selasa, 23 Desember 2025 | 08:47 WIB
Senin, 22 Desember 2025 | 10:25 WIB
Kamis, 18 Desember 2025 | 09:03 WIB
Rabu, 17 Desember 2025 | 09:12 WIB
Selasa, 16 Desember 2025 | 09:09 WIB
Jumat, 12 Desember 2025 | 08:27 WIB
Kamis, 11 Desember 2025 | 10:28 WIB
Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
Jumat, 5 Desember 2025 | 09:31 WIB
Jumat, 28 November 2025 | 09:22 WIB
Selasa, 25 November 2025 | 08:33 WIB