Jumat, 28 Agustus 2026

Sediakan Fasilitas dan Pelayanan, UMK Bangun Gedung Rektorat 

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 28 Juni 2021 | 07:07 WIB
  Peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Rektor UMK, Amir Mahmud S.Pi.,M.P mengatakan.  Foto: Dirma/Rakyat Sultra.   KENDARI - Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) mulai membangun  gedung rektorat berlantai tujuh. Ditandai dengan peletekan batu pertama pada Ahad (27/06/2021). Pembangunan ini dilakukan demi meningkatkan pelayanan pada mahasiswa. Ketua DPRD Kota Kendari H. Subhan, S.T.  saat menghadiri kegiatan peletekan batu azas  pembangunan gedung Rektorat UMK mengungkapkan, pembangunan ini membuktikan bahwa UMK mampu menjawab tantangan dan perkembangan. Tentu ia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh UMK, dimana terus menunjukkan pembangunan dalam meningkatkan kualitasnya baik dari pembangunan maupun memberikam fasilitas bagi para mahasiswanya.  Lanjutnya,  melalui pembangunan ini UMK menunjukkan bahwa mereka bukanlah perguruan tinggi yang kecil tetapi sangat besar dan sangat gencar dalam melaksanakan pembangunan guna menjawab ekspektasi masyarakat. "Kami berharap mudah-mudahan dengan perjalanan waktu sampai hari ini, serta dilakukannya pembangunan gedung rektorat saat ini, mudah-mudahan dapat motivasi dan semangat kerja baik semua komponen elemen Muhammadiyah maupun mahasiswanya," ungkapnya. Sementara itu, Rektor UMK, Amir Mahmud S.Pi.,M.P mengatakan, gedung rektorat yang akan dibangun hari ini adalah gedung yang memiliki desain modern dimana nantinya akan menjadi kantor layanan dan informasi berbasis high tech  dengan gaya metropolitan yang dirancang oleh arsitek yang merupakan alumni dari UMK sendiri. Lanjutnya, gedung rektorat yang dibangun ini diberi nama dengan menara 7 Ahmad Dahlan. Dengan gedung setinggi 7 lantai dan luas 18x30 meter diperkirakan memakan anggaran  sekitar   39,4M rupiah. "Tapi untuk tahap pertama kita akan menyelesaikan dulu 3 lantai nanti setelah itu kita akan melanjutkan lagi, kita rencana pembangunannya secara total diperkirakan akan selesai kurang lebih selama 3 tahun dan itu bisa kita percepat dengan bekerjasama dengan pihak lain," unjarnya. Ia menjelaskan, dalam pembangunan menara 7 Ahmad Dahlan ini, pada bagian bawah dijadikan sebagai tempat parkir, lantai satu adalah ruang pelayanan publik, unit klinik kesehatan dan badan pelayanan perbankan dan kantor keamanan. Lalu lantai dua sebagai ruangan administrasi, lantai tiga dijadikan ruangan lembaga dan badan, lantai empat sebagai ruangan teknologi dan informasi dan lantai lima akan dibangunkan perpustakaan. Kemudian lantai enam akan dijadikan  ruangan Wakil Rektor dan lantai tujuh itu ruangan Rektor dan kantor BPH. Sambungnya, pembangunan gedung ini bertujuan untuk meningkatkan Citra UMK, bawa biaya-biaya yang telah diberikan kepada UMK dimanfaatkan dengan baik. Karena anggaran yang selama ini masuk itu berasal dari masyarakat dan  memang diperuntukkan untuk kegiatan pembangunan. Sehingga Alhamdulillah hari pihaknya membuktikan bahwa biaya yang telah terkumpul untuk pembangunan gedung memang digunakan untuk pembangunan. "Biaya pembangunan gedung ini merupakan masukan yang dilakukan warga kampus baik itu para mahasiswa  dan masyarakat. Inilah yang kita gunakan untuk biaya pembangunan gedung ini yang dimana nantinya akan dimanfaatkan oleh para mahasiswa sendiri nantinya," pungkasnya. (cr5/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB

Terpopuler

X