Jumat, 28 Agustus 2026

Dikbud Pastikan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Terapkan Prokes Ketat

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 3 Juni 2021 | 07:11 WIB
  La Samahu   KENDARI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru nanti dijalankan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Hal ini disampaikan langsung, Kepala Bidang (Kabid) SMA/SMK Dikbud Sultra, La Samahu kepada awak media di Kantor Dikbud Sultra, Rabu (2/6/2021). "Pembelajaran tahun ajaran baru itu kemungkinan besar kita lakukan dengan tatap muka terbatas. Syaratnya guru divaksin. Itu harapan pemerintah seluruh warga negara terutama kami tenaga kependidikan (divaksin, red)," ungkapnya. Samahu mengaku, sudah melakukan pendataan bagi guru-guru penerima vaksin dalam rangka menyukseskan program tersebut. "Harapan kami semua guru-guru sudah tervaksin, paling tidak mereka harus di swab, seluruh pendidikan dan tenaga kependidikan pasti di swab sebelum proses pembelajaran (tatap muka, red) berlajan untuk menghindari cluster baru," cetusnya lagi. Dirinya pun memastikan, semua sekolah tingkat SMA sudah menyiapkan sarana prasarana pelaksanaan prokes Covid-19. Mengigat, pandemi Covid-19 sampai hari ini belum berakhir. "Persiapan tatap muka terbatas, maksimal 50 persen dari jumlah total yang ada di kelas. Sarana prasarana kita sudah siapkan. Pemerintah Provinsi sudah menyediakan anggaran ini dan sudah kita distribusikan ke sekolah-sekolah ditambah lagi dengan sekolah-sekolah punya dana bantuan operasional untuk mempersiapkan masker misalnya, hansanitizer misalnya, persiapan-persiapan untuk memenuhi prokes," terang Samahu kepada media. Sementara itu, terkait rekomendasi pelaksanaan pembelajaran tata muka, kata Samahu, sudah mendapat ijin dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra. "Sudah ada rekomendasi, tapi hari ini juga seluruh KCD (Kantor Cabang Dinas) diundang di Bali bersama Kadis Dikbud, diundang kementerian, provinsi yang sudah siap tatap muka pada tahun ajaran baru," tambahnya. Pada prinsipnya, sambung Samahu, semua sekolah tingkat SMA/SMK sederajat siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. "Semua siap melaksanakan, akan disesuaikan, tidak berlama-lama di sekolah. Itulah yang kita khawatirkan jangan sampai ada kluster baru," pungkasnya. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
X