Jumat, 28 Agustus 2026

Cara Dikbud Sultra Memanjakan Siswa saat Belajar dari Rumah

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 7 Mei 2020 | 20:21 WIB
Talk Show Dikbud Sultra dengan tema Memanfaatkan Waktu Luang di Rumah dengan Hal-hal Positif” Kamis (7/5/2020)

KENDARI- Belajar di rumah, kini menjadi keharusan bagi seluruh jenjang pendidikan. Termasuk siswa SMA/SMK/SLB di bawah binaan atau naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra.

Berbagai cara dilakukan Dikbud Sultra agar para Siswa tidak merasa jenuh saat belajar di rumah selama 24 jam. Orang tua juga punya peranan penting menjaga agar siswa tidka jenuh.

Belajar di rumah harus menyenangkan dan dikembangkan sesuai minat dan bakat masing-masing. Belajar di rumah sudah pasti tidak sesuai kurikulum yang ada. Siswa dibiarkan berkreasi saat belajar itu. Guru dan orang tua berkolaborasi untuk menumbuhkan minat belajar.

Setidaknya itu simpulan talk show yang digagas Harian Rakyat Sultra, rakyatsultra.com, TV Sultra dan britaklick.com dengan tema Memanfaatkan Waktu Luang di Rumah dengan Hal-hal Positif” Kamis (7/5/2020), dengan pemateri utama Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Drs. Asrun Lio. M.Hum. Ph.D,

Meski di tengah keterbatasan, Dikbud Sultra tetap berupaya menyediakan berbagai fasilitas kepada sekolah atau siswa agar mudah dalam belajar.

Belajar di rumah tidak ada batasan spesifik. Sebab yang ingin ditumbuhkan, tambah Asrun Lio, adalah life skill siswa. “Bisa juga belajar terkait Covid-19. Dan belajar di rumah itu dalam rangka menumbuhkan life skill siswa,” katanya.

Siswa juga saat berada di rumah, tidak perlu dituntut untuk belajar terus menerus. Bahkan, sambung dia, orang tua perlu memberikan ruang juga kepada anak-anaknya untuk tetap bermain.

“Di atur saja dengan baik. Kapan waktunya belajar dan kapan waktunya main. Nah tugas orang tua harus tetap mengawasi anak-anaknya," ucapnya.

Sekarang, kata Asrun Lio, Dikbud Sultra menyediakan laman belajar di rumah. Di laman tersebut ujarnya, sudah tersedia berbagai mata pelajaran. “Tinggal masuk saja di laman tersebut, dan bisa belajar sesuai kebutuhan masing-masing siswa,” paparnya.

Selain itu, sejalan dengan belajar di rumah melalui daring, Dikbud Sultra juga sudah menyediakan SDM yang mumpuni. Setidaknya kata dia, sudah ada seribuan guru yang sudah megikuti program Pembelajaran Berbasis TIK (Pembatik)

“Guru-guru kami sudah terlatih. Ada sekitar 1.000 guru yang sudah ikut program Pembelajaran Berbasis TIK (Pembatik). (wan/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
X