Jumat, 28 Agustus 2026

FEBI IAIN Revisi Kurikulum

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Senin, 10 Oktober 2016 | 10:50 WIB

-
Revisi Kurikulum FEBI IAIN Kendari, Sabtu (8/10).

KENDARI, RSONLINE - Di era persaingan saat ini, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari terus berupaya mengikuti perkembangan zaman agar mampu menghasilkan alumni-alumni berkualitas, dan kompeten, tentunya siap bekerja sesuai disiplin ilmu yang dimiliki. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan merivisi kurikulum khususnya di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI).

Selaku Rektor, Nur Alim, mengatakan, revisi kurikulum yang dilakukan saat ini tidak lain untuk penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya sesuai dengan hasil diskusi teman-teman dosen. Dimana, kurikulum yang tengah berjalan belum sesuai harapan.

"Seperti, masih adanya kesenjangan antara sesama fakultas ekonomi dan bisnis di perguruan tinggi lain. Kemudian dilihat dari masyarakat, rupanya ada standar-standar kerja tertentu yang diharapkan dimiliki SDM yang masuk didunia kerja atau usaha," ungkapnya.

Tetapi kata dia, standar itu belum nyambung dengan standar kompetensi yang dibangun di kurikulum fakultas ekonomi IAIN Kendari saat ini. Inilah yang ingin diintegrasikan, diharapkan dengan adanya revisi kurikulum di FEBI pihaknya bisa meminimalisir kesenjangan yang ada tersebut. Baik itu antara kebutuhan masyarakat dan hasil dari perguruan tinggi, yakni IAIN Kendari.

Revisi Kurikulum yang diadakan di Aula Perpustakaan IAIN Kendari, Sabtu (8/10), menghadirkan pemateri dari dalam dan luar kampus yakni, Rektor IAIN kendari Nur Alim, Wakil Rektor I Husain Insawan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra Dian Nugraha, Pebisnis Sukses Sultra Ahmad Aljufri, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Prof Hasan Aesy, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari.

Prof Hasan Aesy sebagai Ikatan Sarjana Ekonomi, menuturkan, untuk menghasilkan alumni berkualitas tentu pihak universitas juga perlu berpikir maju kedepan. Artinya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekarang ini.

"Memang masing-masing fakultas memiliki kelebihan dan kekurangan, misalnya saja fakultas ekonomi di IAIN dengan pengetahuan islamnya bisa dikatakan mahasiswanya itu lebih menguasai ilmu ekonomi syariah," katanya.

Sementara, lanjut dia, di universitas lain lebih banyak memahami teori ekonomi saja tanpa didukung dengan ilmu islam, seperti di IAIN Kendari. Untuk itu, dirinya berharap dengan adanya revisi ini FEBI IAIN Kendari bisa lebih baik lagi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Disamping itu, Dekan FEBI IAIN Kendari Dra Betimulu menuturkan, revisi kurikulum sendiri didasarkan sesuai tuntutan undang-undang Indonesia nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi khususnya kurikulum. Serta, Perpres nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

"Sebenarnya yang kita inginkan dari adanya revisi kurikulum, ialah menghasilkan alumni atau SDM yang bisa terserap didunia kerja dan mampu bersaing dengan fakultas lain. Artinya, mahasiswa kita dari IAIN Kendari tidak mesti bekerja di perusahaan atau bank syariah saja melainkan juga mampu bekerja di bank konvensional," jelasnya mengakhiri. (*/b)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
X