Jumat, 28 Agustus 2026

85 JURNAL ILMIAH UHO TELAH PUBLIKASI INTERNASIONAL

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Kamis, 22 September 2016 | 13:29 WIB
Ketgam: Sekretaris LPPM UHO bapak Dr. La Aba, SSi., MSi
Ketgam: Sekretaris LPPM UHO bapak Dr. La Aba, SSi., MSi

Kendari­- Sejak tahun 2013-2015 lalu UHO berhasil mempublikasi jurnal ilmiah yang berjumlah 85 judul . Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UHO selaku lembaga yang berwenang didalam peningkatan jumlah karya ilmiah UHO, berharap tahun-tahun kedepannya semakin banyak lagi jurnal ilmiah yang dapat dipublikasi guna meningkatkan pengetahuan intelektual serta pengabdian masyarakat tentunya.

Ditemui disela-sela tugasnya sebagai sekertaris LPPM UHO bapak Dr. La aba, M.Si , senin (19/9) mengungkapkan " bahwa untuk publikasi internasional yang terindeks Copus (tempat jurnal-jurnal bereputasi tinggi) yang terekap ada 85 judul yaitu mulai dari tahun 2013-2015 lalu, Kata dia, untuk tahun 2016 belum terekap semua judul, karena masih sementara pengumpulan dari berbagai fakultas-fakultas. Semua itu bisa dicapai karena penelitian yang telah dilakukan memiliki mutu dan dapat bersaing secara global, ungkapnya.

Lanjut La Aba, " Untuk penelitian UHO itu sentralnya disini, untuk secara nasional lembaga penelitian itu diclasterkan atau dikelompok-kelompokkan tiap tiap perguruan tinggi, kelompok paling tinggi yaitu kelompok mandiri, kelompok utama, kelompok madya dan terakhir binaan. Masih kata dia, kebetulan kemarin yang telah dirilis KEMENRISTEK DIKTI dari 1500 Perguruan Tinggi di Indonesia yang diclasster di kelompok madya, UHO masuk urutan 27, UHO untuk saat ini melangalami peningkatan atau naik kelas dari Kelompok Madya ke kelompok Utama, pungkasnya.

"UHO bisa naik kelas karena itu dari hasil-hasil penelitian dan publikasi dosen UHO selama dari tahun 2013-2015". Penilaiannnya yaitu jumlah penelitian yang dilakukan oleh UHO, kemudian yang ke 2 yaitu hasil atau output penelitian itu, paling tidak dari jurnal, kemudian seminar ilmiah nasional maupun Internasional, lalu hak paten dan yang terakhir buku yang memiliki ISBN". imbuhnya

Dia menambahkan "Untuk jurnal internasional yang terindeks Copus itu 85 judul dari berbagai jurusan di UHO, kemudian untuk nasional dan Internasional yang bereputasi non Copus sekitar 1500 an judul. Biasanya dosen melakukan penelitian melalui 4 sumber dana, yang pertama itu dari DIKTI, dari Kementerian lain misalnya dari Kementrian Pertanian dan Kementrian Perikanan, kerjasama dengan Lembaga lain, bisa negeri bisa juga swasta seperi perusahaan tambang dan yang terakhir penelitian mandiri tanpa sponsor/pendanaan, tambahnya.

Diakhir wawancara dengan bapak La Aba, ia mengatakan bahwa semua Fakultas di UHO memberikan kontribusi penelitian jurnal ilmiah yang hampir merata, tetapi untuk fakultas yang lebih dominan melakukan penelitian jurnal ilmiah yaitu seperti Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Fakultas MIPA. (P9/P11).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB

Terpopuler

X