Kendari, Rakyatsultra.id – Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc., Agric., menegaskan bahwa pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tetap dilakukan secara online dan terbuka bagi calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi.
Menurut Prof. Andi Bahrun, sistem seleksi KIP Kuliah dilakukan secara nasional tanpa intervensi langsung dari pihak kampus. "Syaratnya sudah dibuka, dan pendaftaran dilakukan secara online oleh masing-masing calon penerima. Kami tidak melakukan seleksi langsung di kampus karena sistemnya sudah terpusat secara nasional. Namun, jika kuota terbatas, kami akan melakukan seleksi terhadap calon penerima KIP Kuliah tahun 2025," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang sebelumnya telah memiliki KIP Sekolah atau memenuhi kriteria ekonomi rendah tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar. Namun, jumlah kuota menjadi faktor utama dalam proses penerimaan. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, maka seleksi akan dilakukan berdasarkan kelayakan akademik serta kondisi ekonomi calon penerima.
“Kesempatan tetap terbuka bagi yang memenuhi syarat. Jika kuota masih tersedia, mereka bisa diterima. Namun, jika kuota terbatas, seleksi lebih lanjut akan dilakukan agar bantuan ini benar-benar diberikan kepada mereka yang paling membutuhkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, terkait jalur penerimaan lain seperti jalur afirmasi atau prestasi, Prof. Andi Bahrun menegaskan bahwa universitas hanya menerima data dari sistem pusat. “Jalur afirmasi atau prestasi sering kali berasal dari berbagai daerah, dan kami tidak bisa mengetahui secara langsung asal-usulnya. Tetapi jika kuota masih tersedia, tentu tetap ada peluang bagi mereka yang memenuhi syarat,” ungkapnya.
Rektor Unsultra juga menegaskan komitmen universitas dalam mendukung akses pendidikan bagi semua kalangan dengan tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses penerimaan KIP Kuliah. Ia mengimbau mahasiswa yang memenuhi syarat agar segera melakukan pendaftaran secara mandiri melalui sistem online nasional sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Universitas Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif. Oleh karena itu, kami mendorong mahasiswa yang berhak untuk segera mendaftar dan memanfaatkan program ini sebaik mungkin,” pungkasnya. CR5