Jumat, 28 Agustus 2026

Rektor Unsultra Ajak Jauhi Money Politic

Photo Author
Alfin, Rakyat Sultra
- Senin, 5 Februari 2024 | 20:28 WIB
Prof Dr Ir H Andi Bahrun MSc Agric .
Prof Dr Ir H Andi Bahrun MSc Agric .

KENDARI, rakyatsultra.id - Mendekati Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof Dr Ir Andi Bahrun mengajak semua pihak khususnya Calon Legislatif, Calon Pemimpin dan lebih khusus mahasiswa untuk menjauhi praktek Money Politik (Politik Uang).

Rektor Unsultra Prof Dr Ir Andi Bahrun MSc Agric mengatakan bahwa sebagai warga negara patutnya memilih sesuai hati nurani berdasarkan kapasitas calon, gagasan, rekam jejak, pengalaman, visi dan misi serta programnya yang jelas dan rasional. Politik uang dapat merusak demokrasi, oleh karena itu mari kita memilih calon legislative dan pemimpin yang diyakini memiliki kapasitas dan kemampuan untuk kemajuan daerah dan bangsa yang dicintai.

"Masyarakat perlu memahami money politik bukanlahsedekah melainkan dapat dikategorikan suap, jika mencoblos calon tertentu pemberi uang. Aturannya jelas bahwa money politik ini dilarang. Oleh karena itu saya mengharapkankepada semua elemen khususnya para calon legislative, calon pemimpin dan mahasiswajangan mencoba mencederai demokrasi inidengan hal-hal yang bisa mengurangi nilai demokrasi,” ujarnya.

Prof Andi Bahrun, mengaharapkan dan menghimbua agar jangan karena hanya rupiah memilih atau mencoblos calon tertentu. Sebagai umat beragama namanya sogok ituharam jadi mari kita jauhi. Suap atau sogok adalah suatu pemberian dalam bentuk hadiahyang diberikan kepada orang lain dengan mengharapkan imbalan tertentu yang bernilailebih besar.

Sambungnya, suatu perbuatan dapat digolongkan sebagai suap/sogok apabila memenuhi beberapa unsur seperti adanya pemberian atau janji yang bertujuan untuk menarik simpati orang laindan atau pemberian atau janji tersebut dengan tujuan untuk membatalkan yang benar, merealisasikan kebatilan, mencari keberpihakan yang tidak dibenarkan, mendapatkan sesuatu yang bukan menjadihaknya atau memenangkan perkaranya atauyang diperjuangkan.

"Dengan demikiani, maka politik uang bisa dikiaskan dengan suap menyuap. Dalam Alquran dalam Surat al-Nisa disebutkan adanya ancaman bagi orang yang tetap memakan hasil suap-menyuap setelah mengetahui Allah melarang untuk memakannya, yaitu kelak akan dimasukkan kedalam neraka, karena mereka dinilai Allah telah berbuat zalim menentang larangan-Nya," ujarnya.

"Politik uang yang bisa merusak mentalitas masyarakat sehingga menjadi masyarakat yang bermental peminta-minta dan bisa makinmemberikan peluang besar praktek korupsi. Oleh karena itu selaku Rektor saya selalu mengingatkan kepada mahasiswa agar jangan menjadi bagian dari praktek money politik tetapi jadilah pahlawan dalam mewujudkan demokrasi tanpa money politic," tuturnya.

Prof Andi Bahrun  mengatakan, sebagai mahasiswa perlu membantu penyelenggara Pemilu agar dapat mengambil bagian untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepadamasyarakat terkait money politik, sebagai bentuk kewajiban dan tanggungjawab moral untuk saling berpesan-pesan dalam hal kebaikan seperti menjauhkan masyarakat darihal-hal yang tidak baik.  Mahasiswa agar membantu mengawasi pelanggaran pemiludan money politic, tetapi jika menemukan pelanggaran agar segra dilaporkan dan mengawalnya  prosesnya sampai tuntas.

Sambungnya, besar harapannya kepada para pemilih khususnya mahasiswa jangan terlibat dengan money politik. Godaan money politik sangat besar. Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada semua masyarakat khususnya mahasiswa jangan mendekati namanya politik uang.

"Saya juga menghimbau kepada para calon legislative dan calon pemimpin agar tidak melakukan kegiatan atauperbuatan yang tergolong sogok/suap ataumoney politic untuk mendulang suara. Mudah-mudahan kita terhindar dari praktik-praktik yang dapat merugikan banyak pihak,” tutupnya. RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Alfin

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB

Terpopuler

X