Kendari, Rakyatsultra.id - Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua mengungkap bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tenggara 2025-2029 akan segera ditetapkan oleh DPRD Sultra.
Hal ini disampaikan saat memimpin apel gabungan jajaran ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, Senin (21/7/2025) di pelataran kantor Gubernur Sultra.
Penetapan RPJMD Provinsi Sultra tersebut kata dia menjadi momen penting karena merupakan bentuk konkret dari janji politik pasangan ASR–Hugua dalam membangun Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius selama lima tahun ke depan.
“RPJMD itu adalah realisasi janji politik kami selama kampanye. Ini akan menjadi dokumen penting untuk mencapai visi-misi Sultra ke depan, diturunkan dalam rencana kerja tahunan (RKPD), APBD perubahan, dan APBD induk ke depan,” ungkapnya.
Maka kata Wagub Hugua dalam RPJMD Sultra ke depan akan difokuskan pada tiga leading sector utama, yaitu:
1. Perikanan, kelautan, dan ketahanan pangan sebagai kekuatan berbasis sumber daya alam dan kebutuhan pokok masyarakat;
2. Pengembangan industri hilirisasi berbasis masyarakat sebagai solusi terhadap pengangguran dan penciptaan lapangan kerja di luar sektor ASN;
3. Penguatan sektor pariwisata sebagai lokomotif pembangunan lintas sektor yang memiliki dampak luas pada 17 kategori pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Ir. Hugua menegaskan bahwa sektor-sektor tersebut akan didukung oleh seluruh OPD melalui kebijakan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang akan segera ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa sektor lain seperti pendidikan, infrastruktur, dan layanan sosial tetap memperoleh alokasi anggaran, namun diarahkan untuk mendukung sektor unggulan daerah.