metro

Kasus HIV di Kota Kendari Meningkat Tiga Tahun Berturut-turut

Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:59 WIB
Dinkes Kendari melakukan kampanye dan sosialisasi pemberian PrEP (Pre-Exposure Prophylaxis)

 

Kendari, Rakyatsultra.id – Kasus HIV di Kota Kendari setiap tahunnya terus naik atau mengalami peningkatan kasus. Tren peningkatan tersebut terungkap dalam kegiatan kampanye dan sosialisasi pemberian PrEP (Pre-Exposure Prophylaxis) pada pasangan orang dengan HIV (ODHIV), yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kota Kendari menggelar di hotel Plaza Inn Kendari, Kamis (17/7/2025).

Acara tersebut sebagai bentuk upaya strategis pemerintah daerah dalam mencegah penularan HIV di kalangan masyarakat berisiko tinggi. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan komunitas, mahasiswa, media, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang selama ini berperan dalam edukasi dan penanggulangan HIV.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria, dalam sambutannya mengungkap kasus HIV di Kota Kendari menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir.

“Tahun 2022 ditemukan 290 kasus, tahun 2023 sebanyak 321 kasus, dan tahun 2024 tercatat 311 kasus. Hingga Juni 2025, sudah ditemukan 131 kasus baru,” ujar Hasria.

Data kumulatif menunjukkan bahwa hingga Mei 2025, total kasus HIV yang tercatat di Kota Kendari mencapai 2.023 kasus.

Menanggapi kondisi tersebut, Hasria menegaskan HIV tidak hanya menjadi isu kesehatan, tetapi juga menyangkut pembangunan bangsa. Ia mendorong semua pihak untuk ikut terlibat dalam upaya pencegahan dan edukasi, termasuk dunia usaha, komunitas, dan media massa.

“Pencegahan HIV adalah tanggung jawab bersama. Kita butuh sinergi untuk melindungi generasi masa depan,” tegasnya.

Salah satu upaya nyata yang terus didorong adalah penggunaan PrEP sebagai metode pencegahan bagi individu yang belum terinfeksi HIV namun memiliki risiko tinggi.

“Di Kota Kendari, program PrEP mulai diterapkan sejak Juni 2024 dan hingga saat ini telah digunakan oleh 344 orang,” lanjut Hasria.

Ia berharap sosialisasi ini mampu memperluas pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap metode pencegahan ini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari Ellfi, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari kampanye global.

Lebih lanjut, Ellfi mengingatkan bahwa masyarakat perlu menyadari bahwa HIV bukan isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

“HIV bukan fatamorgana, bukan halusinasi. Ini nyata dan terjadi di Kota Kendari. Setiap tahun selalu ada penemuan kasus baru,” ungkapnya dengan tegas.

Halaman:

Tags

Terkini

Tim Gerak Jalan SMPN 1 Wantim Tampil Memukau

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:16 WIB

ATR/BPN Ungkap PT. MS Tak Pernah Ajukan HGU

Senin, 11 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Wali Kota Janji Bakal Tertibkan Parkir di Baubau

Selasa, 29 Juli 2025 | 10:42 WIB