metro

Responi Perkembangan AI, Unsultra Gelar ICAAHI dengan Hadirkan 6 Pembicara International

Selasa, 26 November 2024 | 14:26 WIB
Pelaksanaan ICAAHI dan penandatanganan MoU.

Kendari, Rakyatsultra.id - Dalam rangka membangun atmosfir akademik dan responi perkembangan teknologi dibidang AI, Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menyelenggarakan International Conference Augmanting Artificial Human Intelligence (ICAAHI) dengan menghadirkan narasumber nasional dan internasional yang dibidangnya dan dihadiri langsung oleh Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric. serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D. di Aula WTC Unsultra, Sabtu (23/11).

Dalam giat tersebut menghadirkan para pakar nasional dan internasional yakni Dr. Ahmed J. Obaid (University of Kufa, Irak), Luis Miguel Cardoso (University of Coimbra, Portugal), Prof. Dr. Muthmainnah (University of Al Asyariah Mandar, Indonesia), Dr. Dalwinder Kaur (Manipal GlobalNxt University, Malaysia), Riyanti Djante, PhD (UNU-IAS, Indonesia), Dr. Mamata Bhandar (National University of Singapore), Dr. Hijrianj, S.H., M.H. (Unsultra, Indonesia), Dr. Eng. Zdzislaw Polkowski (WSG University, Polandia), Dr. Ali Said Al-Matari (A’Sharqiyah University, Oman), Hendriadi, S.E., M.M. (Unsultra, Indonesia)

Pada konferensi juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric. dengan Dr. Ahmed J. Obaid dari University of Kufa terkait tri dharma perguruan tinggi.

Drs. Asrun Lio mengatakan, AI tentu bukan hal baru bagi dunia pendidikan, apa lagi inj sudah menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam membantu hal-hal yang ada di perguruan tinggi. Untuk itu pemerintah Sultra mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Unsultra yang merupakan Universitas terbesar telah menginisiasi dan menghadirkan para pembicara penting di dunia.

"Konferensi ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengangkat daerah kita karena mampu menyelenggarakan kegiatan secara internasional. Tentu ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan oleh Unsultra sudah mendunia, oleh karena itu pemerintah provinsi mengapresiasi dan dan mendukung apa yang dilakukan oleh Unsultra yang menjadi universitas kebanggaan masyarakat kita," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun menerangkan, pelaksanaan konferensi tersebut adalah bagian dari respon Usultra terhadap perkembangan teknologi khususnya di bidang AI. Selain itu, ini merupakan ikhtiar bersama dengan para mitra perguruan tinggi untuk menyelenggarakan tema yang menjadi isu global akhir-akhir ini. AI sekarang berkembang begitu pesat dan mebuat kita menjadi lebih mudah, tetapi sesungguhnya masih banyak tantangannya.

Sambungnya, pemanfaatan AI sangat menarik, tetapi perguruan tinggi harus memastikan bahwa pemanfaatannya jangan sampai merusak proses pendidikan anak bangsa, olehnya itu tidak boleh tergantung 100% namun teknologi ini harus dimanfaatkan. Untuk itu, pihaknya mengundang enam pembicara dari luar negeri yang sudah konsen dengan AI.

"Kita akan manfaatkan AI untuk membantu proses pembelajaran baik itu riset, pengabdian masyarakat baik itu skala nasional maupun internasional. Alhamdulillah saat ini semangat para dosen dalam menulis sudah sangat meningkat, dimana ada 12 paper yang telah lulus scopus serta dalam konferensi internasional ini ada sekitar 70-an mahasiswa akan presentasi," ujarnya. CR5

Tags

Terkini

Tim Gerak Jalan SMPN 1 Wantim Tampil Memukau

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:16 WIB

ATR/BPN Ungkap PT. MS Tak Pernah Ajukan HGU

Senin, 11 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Wali Kota Janji Bakal Tertibkan Parkir di Baubau

Selasa, 29 Juli 2025 | 10:42 WIB