metro

Realisasi APBD Sultra Sampai September 2024 Sebesar Rp15.667,12 Miliar

Jumat, 1 November 2024 | 20:15 WIB
Suasana pelaksanaan press release Capaian APBN Sultra tahun 2024.

Kendari,Rakyatsultra.id - Kantor wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi tenggara (Sultra) merilis realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sampai dengan September 2024 sebesar Rp15.667,12 miliar (71,45% dari pagu) hal ini di ungkapkan oleh Kepala Bidang PPA I Kanwil DJPb Sultra Hariyatmoko Nurcahyo Nugroho dalam press release Capaian APBN Sultra tahun 2024 di Aula DJPb Sultra, Kamis (30/10).

Kepala Bidang PPA I Kanwil DJPb Sultra Hariyatmoko Nurcahyo Nugroho mengungkapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan 17,32% yoy atau terealisasi sebesar Rp1.818,47 M. Kemudian, pendapatan Transfer berkontribusi sebesar 88,03% dari total pendapatan APBD dengan realisasi Rp13.792,18 miliar (74,91% dari pagu).

Lanjutnya, untuk penyaluran TKD sampai dengan 30 September 2024 secara nominal mengalami Growth sebesar 9,44% (yoy), tersalur sebesar Rp13,47 T atau 72,04% dari total Alokasi TKD 2024, capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di TA 2023 yang sebesar Rp12,31 T (68,89% Alokasi TKD 2023). Dilihat dari jenis TKD, hampir seluruh penyaluran mengalami peningkatan secara yoy. Persentase peningkatan tertinggi berasal dari penyaluran insentif fiskal, yakni sebesar 1401,11% yoy.

"Sementara, penyaluran dana desa terdiri atas Dana Desa Nonearmark senilai Rp668,56 miliar dan Dana Desa Earmark senilai Rp730,80 miliar. Dana Desa tahap II telah disalurkan pada seluruh pemda wilayah Sulawesi Tenggara, namun masih terdapat 6 (enam) Pemda yang belum menyelesaikan 100% penyaluran Dana Desa Tahap II. Total penyaluran DAK Fisik pada Pemda lingkup Sulawesi Tenggara mencapai Rp699,32 miliar atau 44,32% dari total pagu Rp1,58 triliun. Terdapat 9 Pemda yang telah menyalurkan DAK Fisik Tahap II. Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna telah selesai menyalurkan DAK Fisik Tahap II untuk seluruh bidang/subbidang," ujarnya.


Ia menerangkan, per September 2024, realisasi belanja APBD mencapai Rp14,45 triliun atau tumbuh 11,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi Belanja secara keseluruhan naik 11,19% menjadi sebesar Rp14,45 triliun. Per Jenis Belanja, Belanja Lainnya mengalami kenaikan paling signifikan sebesar 235,37% (yoy) atau menjadi sebesar Rp1,21 triliun dibandingkan realisasi periode September 2023 senilai Rp361,69 miliar.


"Realisasi APBD Sultra sampai dengan September 2024 masih didominasi oleh Belanja Pegawai sebesar Rp6,08 triliun atau sebesar 42,10% dari total realisasi belanja. Nilai ini mengalami kenaikan 16,84% dari realisasi belanja pegawai sampai dengan September 2023. Pada Belanja per Fungsi, sebagian besar APBD masih digunakan untuk belanja pelayanan umum (31,03%). Sementara itu, fungsi pariwisata memiliki realisasi terendah dari seluruh fungsi belanja (0,72%)," ujarnya. CR5

Tags

Terkini

Tim Gerak Jalan SMPN 1 Wantim Tampil Memukau

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:16 WIB

ATR/BPN Ungkap PT. MS Tak Pernah Ajukan HGU

Senin, 11 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Wali Kota Janji Bakal Tertibkan Parkir di Baubau

Selasa, 29 Juli 2025 | 10:42 WIB