metro

Tim PKMI FIB UHO Latih Mahasiswa Jadi Tour Guide Professional

Senin, 7 Oktober 2024 | 09:03 WIB
Suasana pelaksanaan Tour Guide bagi mahasiswa FIB yang dilaksanakan oleh Tim PKMI FIB UHO di Aula Siradjuddin Djarudju, 30 September.

Kendari,Rakyatsultra.id - Dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang terampil dan professional sebagai pemandu wisata, Tim Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) Fakultas ILmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan pelatihan Tour Guide bagi mahasiswa FIB yang dilaksanakan di Aula Siradjuddin Djarudju FIB UHO yang ikuti 30 pesrta.

Pelatihan tour guide bagi mahasiswa fakultas ilmu budaya universitas halu oleo merupakan program pengabdian kepada masyarakat internal FIB UHO Tahun 2024 yang diusulkan oleh tim pengabdian berjumlah 6 orang dosen lingkup FIB UHO yakni Fina Amalia Masri, Neil Amstrong, Sarniati Nuru, Eva Solina Gultom, Ela Martisa, dan Rahmawati. Pengabdian ini juga melibatkan 3 orang mahasiswa sebagai personalia kegiatan.

Ketua Tim PKMI Fina Amalia Masri mengatakan, kegiatan pengabdian tersebut bertujuan untuk mengasah skill dan pengetahuan peserta untuk menjadi seorang pemandu wisata. Pelatihan ini memiliki banyak manfaat, karena untuk menjadi seorang pemandu wisata tidak hanya dibutuhkan kemampuan bahasa tetapi juga harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang budaya, sejarah, dan pemahaman antar budaya baik local, regional maupun mancanegara.

"Selain itu, seorang pemandu wisata perlu dibekali dengan skill- skill lainnya seperti public speaking dan kemampuan beradaptasi dengan tamu yang memiliki latarbelakang budaya yang berbeda. Pemandu wisata sudah menjadi profesi yang resmi dilakukan secara terbuka sejak Tahun 1841 pada era modern," ujarnya.
Ia menerangkan, pelatihan tour guide dapat membantu mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang didapat di perkuliahan ke dalam dunia kerja. Pelatihan tour guide juga dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, meningkatkan profesionalisme, meningkatkan kepuasan pelanggan dan tempat kerja. Selain mahasiswa juga memperoleh keterampilan yang relevan, seperti teknik presentasi, pemahaman mendalam tentang pemandangan, dan interaksi yang efektif dengan wisatawan.

"Pemandu wisata berperan penting dalam industri pariwisata karena mereka memberikan informasi, panduan, dan meningkatkan pengalaman wisatawan secara keseluruhan. Pelatihan tour guide memiliki keuntungan yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas seseorang sebagai seorang pemandu wisata yang profesional. Pelatihan tour guide mengajarkan sejumlah keterampilan praktis, termasuk bahasa asing, pengetahuan sejarah dan budaya, serta kemampuan komunikasi yang baik dengan wisatawan," ujarnya.

Sambungnya, sebagai seorang pemandu wisata, keahlian komunikasi yang baik sangat penting untuk memastikan bahwa wisatawan merasa nyaman dan puas selama perjalanan mereka. Pelatihan tour guide membantu peserta untuk memperbaiki keterampilan komunikasi dan memahami cara terbaik untuk berinteraksi dengan wisatawan, termasuk cara mengatasi situasi yang mungkin timbul.

"Selain itu, pelatihan tour guide juga memberikan pengetahuan mendalam tentang sejarah, kebudayaan, dan tempat-tempat wisata lokal. Hal ini memungkinkan peserta untuk memberikan informasi yang akurat dan menarik tentang tempat yang dikunjungi, sehingga memberikan pengalaman yang lebih berharga bagi para wisatawan. Di era digital saat ini, pelatihan tour guide juga mengajarkan keterampilan teknologi yang diperlukan untuk memasarkan diri sebagai seorang pemandu wisata," tuturnya. CR5

Tags

Terkini

Tim Gerak Jalan SMPN 1 Wantim Tampil Memukau

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:16 WIB

ATR/BPN Ungkap PT. MS Tak Pernah Ajukan HGU

Senin, 11 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Wali Kota Janji Bakal Tertibkan Parkir di Baubau

Selasa, 29 Juli 2025 | 10:42 WIB