Kendari, Rakyatsultra.id - Hujan lebat yang terjadi beberapa hari mengakibatkan banjir dibeberapa titik di Kota Kendari. Rabu (6/3/2024) intensitas hujan lebat mengakibatkan sejumlah rumah terbawa arus.
Bukan itu saja, rumah-rumah warga terendam banjir hingga salah satu rumah sakit swasta di Kota Kendari ikut terendam banjir hingga setingga pinggang orang dewasa.
Intensitas hujan lebat yang terjadi di Kota Kendari pun diungkap penyebabnya oleh Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) Kendari.
Kepala BMKG Kendari, Sugeng Widarko membeberkan penyebab curah hujan sedang dan tinggi di Kota Kendari disebabkan oleh adanya belokan angin (shearline) yang dapat meningkatkan pertumbuhan curah hujan.
“Ini bisa menyebabkan curah hujan sedang hingga lebat. Kalau hujan yang semalam itu kami sudah di kategori ekstrem, karena kalau dihitung dalam jam itu, curah hujan yang tercatat itu 173,6 mm dan kalau kita lihat normalnya di bulan Maret itu sekitar 290-an tau 300 dan ini sudah hampir kita capai dalam dasarian 1 dan kita baru masuk tanggal 7,” jelas kepala BMKG saat Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir bersama Pemkot Kendari dan jajaran Forkompinda.
Selain karena pengaruh arah belokan angin, Kepala BMKG menyebut fenomena ini dipengaruhi juga oleh Madden Julian Oscillation sehingga berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Kendari.
Untuk diketahui, dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir ini dihadiri oleh TNI/Polri, Kejaksaan Kota Kendari, Basarnas, BMKG, Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV, Kepala OPD, Camat dan Lurah.