Jumat, 28 Agustus 2026

Peringati Hari Anti Narkotika Se-Dunia BNN-MUI Kota Kendari Komitmen Perangi Narkoba

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 26 Juni 2024 | 18:17 WIB
Suasana penandatanganan komitmen antara BNN Kota Kendari dan MUI Kota Kendari. (Foto : Janet/Diskominfo)
Suasana penandatanganan komitmen antara BNN Kota Kendari dan MUI Kota Kendari. (Foto : Janet/Diskominfo)

KENDARI - Badan Narkotika Nasional Kota Kendari Kembali memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang dirangkaikan dengan kegiatan Kampanye dan Pagelaran Seni tentang Informasi dan Edukasi tentang Anti Narkotika, bertempat di salah satu Hotel di Kota Kendari, Rabu 26 Juni 2024.

Dalam kegiatan tersebut, BNN Kota Kendari turut mengundang sejumlah lembaga terkait dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Se-Dunia, salah satunya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kendari.

MUI Kota Kendari dihadiri Ketua Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika Arulan SP yang juga Ketua PW AL Jami'yatul Washliyah Provinsi Sultra.

Dirinya hadir mewakili Ketua MUI Kota Kendari yang berhalangan hadir karena tengah menghadiri kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Sultra di Kabupaten Konawe Utara.

Dalam kegiatan sebut, keduanya sepakat berkomitmen untuk memerangi narkoba, komitmen tersebut tertuang dalam penandatanganan komitmen pemberantasan narkoba di lokasi acara Gedung MUI.

Arulan yang juga pengurus KAHMI Sultra menuturkan pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan semua pihak dan disemua level masyarakat, sebab dampak negatif yang didapatkan dari penyalahgunaan obat-obat terlarang ini sangat merusak, tidak hanya merusak diri pribadi, keluarga namun juga generasi.

“Upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran Narkoba bukan hanya menjadi tugas BNN. Semua pihak harus turut berpartisipasi, termasuk MUI, tokoh-tokoh agama harus berperan di garda terdepan melakukan upaya pencegahan,” kata Arulan saat ditemui di lokasi acara.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan dari para ulama dalam upaya pencegahan yakni mengajak umat dalam setiap ceramah dan pertemuan untuk menekankan tentang bahaya narkoba. Ceramah dapat dilakukan pada khotbah Jumat maupun pengajian.

“Saya meyakini pencegahan dengan sugesti spiritualitas atau ketaatan kepada agama kita. Melalui dakwah para ulama dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga peredaran narkoba dapat dicegah,” ujarnya. RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Tim Gerak Jalan SMPN 1 Wantim Tampil Memukau

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:16 WIB

ATR/BPN Ungkap PT. MS Tak Pernah Ajukan HGU

Senin, 11 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Wali Kota Janji Bakal Tertibkan Parkir di Baubau

Selasa, 29 Juli 2025 | 10:42 WIB

Terpopuler

X