KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap dua kepada keluarga penerima manfaat (KPM), Kantor Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendarii, Senin (19/2).
Dalam kesempatam itu, Pj Wali Kota Kendari muhammad Yusup menyerahkan secara simbolik bantuan beras 10 kg kepada KPM yang ada di Kelurahan Watulondo, sampai enam bulan kedepan.
Muhammad Yusup mengatakan, bantuan ini dilakukan pemerintah dalam rangka membantu masyarakat untuk mengurangi beban dari masyarakat terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan seperti beras.
"Jadi ini salah satu wujud perhatian dari pemerintah kepada masyarakat, agar masyarakat dapat hidup lebih sejahtera lagi," ucap Muhammad Yusup.
Kata dia, Pemkot Kendari terus berupaya untuk mengendalikan inflasi dengan melaksanakan beberapa kegiatan seperti pasar murah atau pasar pangan murah, dan menganjurkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong agar ditanami komoditi yang bisa dikonsumsi.
"Misalnya tanaman cabe, tomat, dan sayur-sayuran, dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, sehingga dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat itu sendiri," ujarnya.
Apa lagi, Lanjut Yusup sebentar lagi akan menghadapi bulan suci Ramadan , dimana biasanya harga-harga kebutuhan pangan mulai mengalami kenaikan, namun jika kita telah menanam tanaman-tanaman yang dimana pada saat-saat tertentu terjadi kenaikan harga, maka itu akan bisa diatasi.
"Utamanya cabai dan tomat, kalau kita sudah tanami maka akan surplus, dan kemunghkinan tidak akan terjadi kenaikan harga di pasaran," katanya.
Oleh karena itu , dirinya mengintruksikan kepada camat untuk segera membantu masyarakat dalam hal ini penyediaan bibit.
Selain itu, dirinya juga mempunyai program untuk menata Kota Kendari, salah satunya dengan melaksanakan aksi bersih-bersih Kota Kendari, meskipun belum seluruhnya, namun sudah sebagian besar melaksanakan kegiatan bersih-bersih kota.
"Biasanya kita lihat Kota Kendari kalau sudah masuk musim hujan akan terkena banjir, namun sampai hari ini belum terjadi banjir, ini merupakan kerja-kerja yang kita lakukan bersama dengan memberi contoh kepada masyarakat," tuturnya.
Dirinya juga mengharapkan agar pedagang kaki lima agar tidak menjual di trotoar-trotoar, karena sampah-sampah sering dibuang di drainasenya, sehingga dapat tersumbat dan jika terjadi hujan maka akan menyebankan banjir, selain itu juga dapat menggangu pejalan kaki.
"Saya minta kepada seluruh masyarakat Kota Kendari untuk mendukung program-program pemerintah dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," pintanya.
Menurutnya, semua itu bukan saja menjadi tanggung jawab Pemkot Kendari tetapi juga dibutuhkan peran serta dari masyarakat, agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik, terutama dalam menata Kota Kendari.
Selain itu, dirinya mempunyai program penerangan jalan, dengan menerangi semua jalan-jalan di Kota Kendari, yang memang masih memerlukan penerangan jalan.
"Ini yang akan saya lakukan, tetapi tentunya akan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi keuangan Pemkot Kendari. Kita akan maksimalkan sumber daya yang ada, demi menciptakan Kota Kendari yang aman, nyaman dan bahagia, " pungkasnya.