buton-raya

Bupati Azhari dan Ridwan Bae Perkuat Sinergi Infrastruktur Buton Tengah

Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:10 WIB
Bupati Buteng, Dr Azhari bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir Ridwan Bae saat menghadiri peresmian jalan viral bertajuk Labungkari Samentaeno, Sabtu (16/5).

Buton Tengah, rakyatsultra.id - Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. Azhari, bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, meresmikan jalan viral bertajuk Labungkari Samentaeno yang dipusatkan di ruas jalan penghubung Kantor Bupati menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Tengah, Sabtu (16/5).

Jalan yang dibangun melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) itu kini menjadi perhatian masyarakat. Selain berfungsi sebagai akses penghubung, kawasan tersebut juga mulai ramai dimanfaatkan warga untuk berolahraga hingga menjadi lokasi aktivitas pelaku UMKM dan pedagang jajanan.

Peresmian berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat yang telah memadati lokasi sejak pagi hari. Dalam sambutannya, Bupati Buteng Dr. Azhari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya telah bekerja maksimal sehingga pembangunan jalan tersebut dapat terealisasi.

Azhari juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, serta Kepala Balai Jalan Nasional, Haryono, atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program IJD di Buteng.

"Meskipun OPD kami membuat perencanaan sebagus apa pun, kalau tidak ada dukungan dari Pak Ridwan, jalan ini mungkin tidak terealisasi. Hari ini, saya bersama masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Kemudian, lanjut 01-Buteng menjelaskan bahwa, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi Kabupaten Buteng di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia mengungkapkan masih banyak ruas jalan, baik jalan kabupaten maupun provinsi, yang kondisinya rusak dan membutuhkan perhatian serius.

"Mumpung di sini ada Pak Ridwan dan juga Pak Haryono, izinkan kami mengusulkan beberapa ruas jalan yang kondisinya rusak parah, salah satunya Jalan Mawasangka menuju perbatasan Kabupaten Muna. Semoga bisa dimasukkan dalam program IJD selanjutnya," ucapnya.

Selain mengandalkan dukungan pusat, Mantan Rektor USN Kolaka itu juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp.30 miliar melalui APBD Perubahan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak, termasuk di wilayah Wasilomata dan Tolandona.

"Seluruhnya kita fokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," ulasnya.

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, Azhari juga memaparkan konsep transmigrasi maritim yang tengah digagas Pemkab Buteng bersama tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada.

Program tersebut dirancang untuk mengembangkan sektor perikanan dan budidaya laut berbasis masyarakat dengan menghadirkan tenaga profesional dari luar daerah untuk mendampingi masyarakat pesisir.

"Kita hanya butuh lahan sekitar 500 meter/keluarga. Nanti kita datangkan sekitar 100 orang profesional dari Jawa atau daerah lain yang ahli di bidang perikanan dan budidaya," jelasnya.

Salah satu fokus utama program tersebut adalah pengembangan karamba lobster di wilayah pesisir Buteng yang dinilai memiliki kondisi laut sangat ideal untuk budidaya. Jika program ini sukses dilaksanakan tentu akan memberikan keuntungan besar bagi masyarakat.

"Kalau 400 ekor lobster dipelihara, hasilnya bisa mencapai ratusan juta rupiah dalam setahun. Bahkan masyarakat bisa sampai umrah," sebutnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB