buton-raya

Duka Mendalam Selimuti Buton Tengah, Bupati Azhari Kenang Keteladanan Almarhum Ketua DPRD

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:50 WIB
Bupati buteng melepas jenazah Ketua DPRD ke peristirahatan terakhir

Buton Tengah, rakyatsultra.id - “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, kullu nafsin zaa’ikatul maut.” Kalimat penuh makna itu mengawali pesan duka yang disampaikan Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, saat melepas kepergian almarhum Sa'al Musrimin Haadi, Ketua DPRD Buton Tengah di rumah duka, Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kamis (7/5/2026).

Dalam suasana haru, Bupati Azhari mengingatkan bahwa kematian adalah ketetapan Ilahi yang pasti akan dialami setiap manusia. Menurutnya, hidup di dunia hanyalah persinggahan sementara sebelum kembali ke kampung akhirat yang sejati.

“Hari ini kita didahului oleh saudara kita, adik kita, anak kita, orang tua kita. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan waktunya tiba. Karena itu, kematian harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Saat seseorang meninggal, tidak ada yang dibawa selain amal ibadah dan kebaikan yang pernah dilakukan,” ungkapnya.

Bupati Azhari menuturkan, selama kurang lebih satu tahun terakhir dirinya memiliki hubungan komunikasi yang sangat intens dengan almarhum sejak menjabat sebagai Bupati Buton Tengah. Bersama almarhum yang saat itu memimpin DPRD, keduanya kerap berdiskusi membahas pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat.

“Saya merasa didukung dan dikuatkan oleh beliau. Tidak pernah ada perbedaan tajam atau konflik. Kami selalu berdiskusi bagaimana memberikan yang terbaik untuk Buton Tengah,” katanya

Ia juga mengenang dedikasi almarhum dalam memperjuangkan berbagai program strategis daerah hingga ke tingkat kementerian. Meski dalam kondisi sakit, almarhum disebut tetap hadir mendampingi perjuangan Pemerintah Daerah di Jakarta.

Menurut Bupati Azhari, almarhum aktif mendukung berbagai agenda pembangunan, mulai dari program Sekolah Rakyat hasil komunikasi dengan Kementerian Sosial, pengembangan pendidikan tinggi di Buton Tengah, hingga sejumlah program keagamaan dan kebudayaan daerah.

“Setelah saya memaparkan kebutuhan Buton Tengah di hadapan para menteri, beliau selalu menambahkan bahwa DPRD siap mendukung penuh agar program-program itu berjalan baik untuk daerah,” ujarnya.

Kepergian almarhum, lanjut Azhari, menjadi kehilangan besar bagi Buton Tengah. Di usia yang belum genap 40 tahun, almarhum telah menorehkan perjalanan pengabdian yang luar biasa hingga dipercaya menduduki jabatan Ketua DPRD.

“Menjadi pemimpin itu tidak mudah. Itu adalah takdir dan pilihan Allah. Almarhum telah menunjukkan keteladanan, terutama dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan penuh ketenangan, tanpa konflik, dan selalu mengedepankan kebersamaan,” tuturnya.

Bupati Azhari juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang kebaikan almarhum dan memaafkan segala kekhilafannya semasa hidup.

“Kalau ada salah beliau, mari kita maafkan. Jika ada janji atau urusan yang belum sempat beliau tuntaskan, mari disampaikan kepada keluarga. Karena hari ini Allah telah memanggil beliau lebih dulu,” ucapnya.

 

S

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB