buton-raya

Sekda Butur Resmikan Rumah Data Kependudukan Desa Laangke

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:32 WIB
    Sekda Butur, Muhammad Hardhy Muslim saat meresmikan rumah data kependudukan Desa Laangke, Kecamatan Kulisusu, Selasa (21/12//2021).   BURANGA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Utara (Butur), Muhammad Hardhy Muslim meresmikan rumah data kependudukan di Desa Laangke, Kecamatan Kulisusu, Selasa (21/12/2021). Ketersediaan data dan informasi kependudukan tersebut sebagai salah satu prasyarat wajib bagi pembentukan kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Rumah data kampung KB ini nantinya akan menyediakan data dan analisis serta informasi keluarga, bagi pemerintah dan lintas sektor dalam upaya memberikan intervensi peningkatan kesejahteraan yang tepat sasaran. Sekda Butur Hardhy Muslim saat memberi sambutan dalam giat itu menuturkan data kependudukan ini dapat bersumber dari hasil pendataan keluarga, data potensi desa dan data catatan sipil ataupun sumber data lain yang berkualitas. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar penetapan prioritas, sasaran dan program yang akan dilaksanakan di suatu wilayah kampung KB secara berkesinambungan. "Dengan demikian, pemenuhan akan kebutuhan data tersebut, diharapkan bisa terpenuhi melalui rumah data kependudukan," ungkapnya. Hardhy Muslim menjelaskan, kampung keluarga berkualitas (Kampung KB) ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa, serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. "Serta kebutuhan data terkini, akurat dan valid sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pembangunan, sekaligus sebagai salah satu alat ukur untuk menilai keberhasilan program-program yang telah dicapai di kampung KB," paparnya. Keberadaan Kampung KB, lanjutnya, juga bertujuan untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat dalam rangka pembangunan sektor terkait, maupun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan, menjadikan kepemilikan data yang sangat bermanfaat, akurat dan terpercaya. Kehadiran rumah data nantinya diharapkan bukan hanya untuk mengidentifikasi masalah seperti anak kurang gizi, stunting, belum mempunyai akta kelahiran, banyaknya angka pengangguran, keluarga kurang mampu, keluarga yang rentan ketahanannya atau keluarga yang masih termasuk kategori PUS tetapi belum KB, akan tetapi rumah data juga bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan oleh pihak-pihak yang berkompeten, sehingga pembangunan bisa dirasakan langsung hasilnya oleh masyarakat luas. "Semoga rumah data ini betul-betul menjadi aset yang dapat dijadikan pijakan bagi perkembangan dan pembangunan kampung KB Desa yang mandiri dan bermanfaat," imbuhnya. (r3/b/aji)

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB