Salah satu TPS saat melangsungkan pemungutan suara dalam hajatan Pilkades serentak di 14 Desa se-Kabupaten Busel 2021, Minggu (28/11/2021). Foto:Alin/Rakyat Sultra.
BATAUGA- Gelaran akbar pemilihan kepala desa serentak di 14 desa se-Kabupaten Buton Selatan, Minggu (28/11/2021) berlangsung aman dan kondusif.
Sejumlah pemilik suara secara teratur menyalurkan hak suaranya dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif untuk desanya hingga 6 tahun ke depan.
Pada hajatan pemilihan kepala desa di 14 desa tersebut, tentu berbeda dengan gelaran Pilkades di tahun-tahun sebelumnya.
Pasalnya, dampak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh penjuru negeri, mewajibkan agar Pilkades Serentak 2021 ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes) Kabupaten Busel, Muhammad Tahir menuturkan pelaksanaan Pilkades serentak di 14 desa se-Kabupaten Busel merupakan tindak lanjut atas peraturan Bupati Buton Selatan nomor 23 tahun 2021. Di mana, tahapan Pilkades dilakukan pihaknya sejak Juli 2021.
"Alhamdulillah pelaksanaan Pilkades serentak di 14 desa se-Kabupaten Busel 2021 ini berjalan aman, tenteram, damai dan terkendali. Semua ini berkat kerja sama seluruh pihak, baik panitia di lapangan, TNI/Polri bahkan seluruh masyarakat yang sangat antusias dengan adanya pesta demokrasi di desanya ini," tuturnya.
Kata dia, di 14 desa yang menghelat Pilkades tersebut tercatat jumlah pemilih mencapai 13.094 suara. Di mana, jumlah pemilih itu diurai di 33 tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disiapkan oleh panitia pemungutan suara.
"Kita sudah mencetak kertas suara itu di salah satu percetakan yang ada di Kota Baubau di minggu kedua bulan November 2021. Dengan mempertimbangkan segala kemungkinan rusaknya surat suara atau semacamnya, maka kami menyiapkan surat suara cadangan sebanyak 10 persen untuk masing-masing TPS," tambahnya.
Dia menambahkan, dari data pihaknya, jumlah pemilik suara terbanyak itu terdapat di Desa Gerak Makmur dan Desa Wacuala. Masing-masing desa memiliki pemilik suara mencapai 1.460 wajib pilih. Disusul Desa Tira dan Desa Burangasi Rumbia dengan jumlah wajib pilih masing-masing 1.329 dan 1.161 wajib pilih.
"Kalau Desa Molona sebanyak 1.062 wajib pilih, Desa Baana Bungi Selatan terdapat 941 wajib pilih. Desa Bahari I ada sebanyak 848 wajib pilih, Desa Batu Atas Liwu 813 wajib pilih dan Desa Baana Bungi 772 pemilik suara," jelasnya.
Selain itu pula, Desa Taduasa ada 960 wajib pilih, Desa Lalole ada 743 suara dan Desa Lipu tercatat sebanyak 624 pemilih. Sementara Desa Waonu dan Desa Lapandewa Jaya memiliki jumlah wajib pilih yang sama yakni sebanyak 653 pemilik suara.
Untuk diketahui, dalam memastikan kondisi pelaksanaan Pilkades serentak Busel 2021 itu nampak terlihat Kapolres Buton AKBP Gunarko menyambangi sejumlah TPS yang tersebar di 14 desa tersebut. Hal itu merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan keamanan dan ketertiban dalam pesta demokrasi di Bumi Beradat. (m2/b/aji)