Kepala BPS Kabupaten Buton, Zablin menyerahkan piagam kepada pemenang lomba desa/kelurahan cinta statistik.
PASARWAJO - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buton menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Penguatan Data Sektoral Melalui Kelurahan Cinta Statistik dan Final Lomba Sensus Mini Berbasis Masyarakat (Seminar) di Rumah Makan Transit Pasarwajo, Kamis (30/9/2021).
FGD ini dihadiri BPS Kabupaten Buton, Kepala Bapeda Kabupaten Buton, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Buton, Camat Pasarwajo dan Lurah Saragi.
Pencanangan desa/kelurahan desa cinta statistik oleh BPS merupakan bentuk tanggung jawab BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik. Dengan program ini, BPS menargetkan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa.
Fokus utamanya adalah mempersiapkan aparatur desa agar lebih paham statistik. Selain itu, BPS juga berharap bahwa nantinya akan ada komunitas-komunitas cinta statistik yang lahir di desa-desa. Kelurahan Saragi menjadi salah satu dari desa/kelurahan terpilih yang menjadi Kelurahan Cinta Statistik.
Kepala BPS Kabupaten Buton, Zablin SST., M.Si, menjelaskan ada dua jenis statistik yaitu statistik dasar, statistik sektoral. Statistik Dasar adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk keperluan yang bersifat luas, baik pemerintah maupun masyarakat, yang memiliki ciri-ciri lintas sektoral, berskala nasional maupun regional, makro, dan yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab BPS.
Statistik Sektoral adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah tertentu dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah dan tugas pembangunan yang merupakan tugas pokok instansi pemerintah yang bersangkutan.
"Karena statistik sektoral luas. Baik dari keragaman data, agar dapat diakumulasi dan dijadikan satu maka diperlukan keseragaman dalam hal norma, kriteria, prosedur dan standar. BPS sebagai pembina untuk menyusun standar. Bapeda sebagai koordinator dan Kominfo sebagai wali data. Sehingga perlu diingat bahwa 1 data Indonesia bukan berarti bahwa seluruh data dihasilkan oleh BPS," pungkasnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Kominfo Ir. Soedirman menyampaikan bahwa sebagai peserta lomba dan peserta kegiatan FGD ini dapat mengajak masyarakat sekitar untuk lebih mengenal Statistik.
Sementara itu, Kepala Bapeda Buton, Ahmad Mulia, S.Pt, M.Si mengatakan bahwa hasil dari kegiatan lomba seminar ini sangat baik dan diharapkan bahwa kedepannya bisa dilakukan untuk semua desa. (r4/b/aji)