Awaludin/Rakyat Sultra
Bupati Buteng saat meninjau lokasi pembangunan pintu gerbang.
LABUNGKARI – Setelah pintu gerbang Mawasangka Timur (Mastim) selesai dikerjakan, kini Bupati Buton Tengah (Buteng) Samahuddin akan membangun perbatasan Mawasangka Tengah (Masteng) dan Mawasangka .
Samahuddin mengatakan, bahwa lokasinya sudah aman tinggal pengerjaannya. Kemungkinan besar beberapa Minggu ke depan mulai dikerjakan.
"Alhamdulillah, lokasinya sudah aman. Tinggal pengerjannya kapan akan dimulai, yang jelas bulan 9 ini sudah dimulai pengerjaannya," kata Samahuddin.
Samahuddin menjelaskan, desain pintu gerbang sama dengan pintu gerbang masuk Mastim. Desainnya sama dan tidak ada yang beda. Begitu pula anggaran nya tidak jauh beda dengan anggaran pembangunan pintu gerbang Mastim.
"Kalau anggarannya untuk pintu gerbang Mastim itu sekitar kurang lebih Rp2 miliar. Sedangkan untuk anggaran pembangunan pintu gerbang perbatasan Masteng-Mawasangka, kemungkinan besar kurang lebih Rp 2 miliar juga," ujarnya.
Sementara, untuk masa kerja pembangunan pintu gerbang perbatasan Masteng-Mawasangka ditaksir rampung akhir tahun 2021. Samahuddin berharap pengerjaan pintu gerbang perbatasan antarkecamatan ini, bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada hambatan apapun.
"Tahun ini, kita akan rampungkan. Sebab, bahan-bahannya sudah tidak ada masalah begitu pun lainnya," katanya.
Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Buteng, Aminuddin menambahkan, saat ini proyek pembangunan pintu gerbang perbatasan Masteng-Mawasangka masuk tahap lelang. Kemungkinan, Minggu depan sudah ada hasilnya.
"Sudah dilelang. Setelah selesai dilelang, langsung dikerjakan. Jadi tinggal kita menunggu saja saat ini," katanya.Aminuddin memastikan, pekerjaan pintu gerbang perbatasan Masteng-Mawasangka secepatnya akan dikerjakan. Tak hanya itu, ia juga yakin pekerjanya bisa terealisasi atau rampung tahun ini.
"Untuk anggaranya sudah ada, tinggal aksi di lapangan saja. Persoalan bahan-bahan nantinya, itu kemungkinan besar tidak ada masalah. Tetapi kita berharap bisa selesai sebelum berakhir tahun 2021," pungkasnya. (cr3/b/aji)