Bupati Buteng, Samahuddin saat memastikan langsung pengerjaan tugu simpang lima Labungkari. Foto: Awal/Rakyat Sultra.
LABUNGKARI – Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahuddin kembali melakukan peninjauan progres pembangunan tugu beriman yang berlokasi di simpang lima Labungkari
Dalam agenda itu, Bupati Buteng ingin memastikan proses pengerjaan proyek
dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Karena sudah masuk proses pengecoran plat dasar bangunan (cakar ayam).
"Alhamdulillah, hari ini sudah mulai dicor cakar ayamnya, kita harapkan ini bisa berjalan dengan baik," kata Samahuddin.
lebih lanjut, selain memantau langsung proses pengerjaan tugu beriman simpang lima, Samahuddin turun lansung ke lokasi pengerjaan dan mencoba mengoperasikan salah satu alat berat yang ada di lokasi.
Bupati Samahuddin, yang juga memiliki latar belakang pekerja proyek, merasa tidak betah apabila hanya melihat dari atas bagaimana proses pengerjaan tugu tersebut. Meskipun dirinya harus rela berpanas-panasan dan pakaiannya kotor.
"Jadi tidak usah heran. Hal seperti ini sudah sering saya lakukan," Samahuddin sembari mengambil salah satu alat berat.
Dalam berbagai kunjungan ke lokasi pengerjaan proyek daerah, memang terlihat Bupati Buteng ini sudah sering turun langsung untuk mengoperasikan beberapa alat berat.
Mulai dari mengendarai mobil Eksavator hingga mengoperasikan alat Vibrator yang digunakan untuk meratakan material campuran seperti yang terlihat pada kegiatan kali ini.
Dengan melakukan semua itu kata Samahuddin, bukan untuk pamer atau pencitraan, ini semua adalah benar-benar untuk memastikan agar tidak ada kendala yang terjadi selama proses pengerjaan sebuah proyek.
Terkait tugu yang saat ini sementara dalam proses pengerjaan, Samahuddin bilang, Pemkab Buteng telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 10 miliar lebih. Anggaran itu bersumber dari APBD tahun 2021.
"Sedangkan untuk ukuran dari tugu ini, direncanakan akan berdiri setinggi 40-50 meter ke atas," ujarnya.
Tugu beriman terletak tepat di tengah jalur lintas yang menghubungkan empat kecamatan yaitu, Lakudo, Gu, Mawasangka Timur dan Mawasangka. Rencananya akan dijadikan sebagai salah satu simbol daerah sekaligus menjadi kado yang dipersembahkan oleh Samahuddin sebagai Bupati sebelum masa jabatannya berakhir tahun 2022 nanti.
"Saya berharap masyarakat bisa bahagia dan senang menikmati tugu itu ketika selesai dibangun. Saya kerjakan ini semata-mata untuk rakyat, untuk Buteng yang berkah," ucapnya
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Buteng, Aminuddin menuturkan, tugu yang sementara dalam proses pengerjaan ini, nantinya akan melambangkan tentang masyarakat Buteng yang religius. Dimana nantinya disekitar bangunan utama akan dibuatkan lima tiang sebagai simbol rukun Islam yang ada dalam ajaran agama Islam.
"Nanti, di sekitar bangunan tugu akan diisi dengan ornamen serta kaligrafi yang bernuansa Islam agar terlihat menarik," pungkasnya. (cr3/b/aji)