Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Buton Selatan saatenggelar sosialisasi Kemitraan Penanaman Modal, Kamis (25/6/2021). Foto: Kominfo Busel.
BATAUGA- Sebagai upaya memberikan pemahaman akan pentingnya kemitraan dalam berdunia usaha, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel) melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) menggelar sosialisasi, Kamis (25/6/2021).
Kegiatan yang digelar di Aula Rumah Kreatif Pemkab Busel itu dihadiri oleh instansi terkait Pemkab Busel, pelaku usaha besar di Sultra serta para pelaku UMKM Busel.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Buton Selatan, Amir Sarlito Womal menuturkan kegiatan yang digelar pihaknya merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal pelaku UMKM Busel untuk berdaya saing. Di mana, para pelaku UMKM Busel harus menyiapkan diri dalam menghadapi pasar global.
"Kegiatan sosialisasi kemitraan ini sangatlah penting agar pelaku UMKM kita dapat bermitra dengan pelaku usaha besar. Hal tersebut tentu tak lepas dari peran pemerintah yang telah diamanatkan dalam undang-undang," tuturnya.
Kata dia, pengembangan kemitraan dalam dunia usaha diyakini pihaknya akan memberikan dampak positif kepada seluruh pihak. Dimana, dengan terjalinnya kerjasama yang baik akan tercipta program kegiatan yang saling menguntungkan, saling menguatkan satu sama lain dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Busel.
"Kemitraan antara pelaku usaha, instansi pemerintah dan lembaga terkait lainnya tentu akan berdampak pada peningkatan kualitas dan kuantitas usaha. Selain itu pula, akan memicu rasa saling menguatkan antara para pelaku UMKM kita dengan pelaku usaha besar yang ada," tambahnya.
Pihaknya berharap kepada para pelaku UMKM dan pengusaha lainnya, untuk mengoptimalkan kekuatan UMKM nya demi ketangguhan Perekonomian kedepan dengan terus memberikan ruang secara terbuka kepada para pengusaha untuk semakin yakin berinvestasi di Busel.
"Pengembangan kemitraan usaha ini di pandang strategis dan perlu terus dikembangkan. Mengingat peran penting UKM selain merupakan wahana utama dalam penyerapan tenaga kerja, juga mampu menggerakkan roda ekonomi serta pelayanan masyarakat," tutupnya. (m2/b/aji)