buton-raya

Pemkab Busel Genjot Pengembangan Produk UMKM

Kamis, 17 Juni 2021 | 18:16 WIB
Bupati Buton Selatan, Laode Arusani saat melihat produk UMKM Busel yang menjadi produk unggulan. Foto : LM. Suharlin/Rakyat Sultra.     BATAUGA- Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangatlah penting dalam menjaga stabilitas perekonomian di Buton Selatan (Busel). Terlebih, pengembangan potensi UMKM tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Busel dalam membawa Buton Selatan menjadi daerah yang maju, sejahtera, berbudaya dan berdaya saing. Bupati Buton Selatan, Laode Arusani menuturkan, Pemkab Busel akan selalu mendukung dan mendorong upaya-upaya yang dilakukan para pelaku UMKM Busel dalam mengembangkan hasil produksinya. Diantaranya, dengan turut memberikan bantuan, memberikan pelatihan dalam pengembangan usaha bahkan ikut berperan aktif dalam upaya pemasaran produk-produknya. "Pemkab Busel akan terus berupaya mengembangkan sentra-sentra usaha perekonomian masyarakat. Dimana, dengan tumbuhnya UMKM tentu akan memicu meningkatnya perekonomian di wilayah tersebut," tuturnya. Pemkab Busel Genjot Pengembangan Produk UMKM. Kata dia, pihaknya telah memerintahkan instansi teknis untuk lebih aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya pengembangan pemasaran produk-produk UMKM khas daerah. Selain itu pula, dipara pejabat lingkup Pemkab Busel juga dihimbau untuk selalu menggunakan produk lokal Busel sebagai bagian dari sosialisasi dan promosi. "Produk unggulan kita sangat beragam. Baik itu produk makanan olahan, hasil bumi bahkan kerajinan tangan juga tak kalah bersaing dengan produk-produk lain yang ada dipasaran," tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Hardin S.Pd, MM menjelaskan Pihak Pemkab Busel saat ini memiliki produk UMKM yang pasarannya telah mensasar Indonesia bagian timur bahkan Luar Negeri seperti Malaysia. "Kalau di kawasan timur Indonesia kita mampu memasarkan produk UMKM kita berupa kasur dan bantal dari kapuk. Sementara produk makanan yang diberi label Kaopiku telah menembus pasar Asia Tenggara khususnya Malaysia," tuturnya. Dijelaskan, dalam upaya pemasaran produk UMKM Busel, pihaknya telah melakukan sejumlah cara agar dapat dikenal. Diantaranya, mendirikan rumah kreatif sebagai wadah menampung seluruh hasil kerajinan dan produk unggulan bahkan juga pihaknya menjalin kerjasama disejumlah swalayan yang ada di Busel bahkan di Kota Baubau. "Produk seperti Kopi Hendra, Kopi Rongi, abon ikan bahkan Kaopiku dapat diperoleh di swalayan-swalayan di Kota Baubau. Hanya saja, saat ini harus lebih memperbaiki lagi desain kemasannya agar menjadi daya tarik tersendiri untuk pembeli membeli hasil produk UMKM kita ini," tutupnya. (m2/b/aji) 

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB