buton-raya

Warga Baubau Produksi Enam Juta Ton Sampah Perbulan

Kamis, 20 Mei 2021 | 09:37 WIB
Ilustrasi: sampah yang menumpuk di salah satu sudut jalan Kota Baubau   BAUBAU- Produksi sampah rumah tangga dan kegiatan usaha di Kota Baubau nampaknya sangat memprihatinkan. Kota yang mempunyai luasan hanya mencapai 212 km persegi itu dapat memproduksi sampah hingga mencapai 6 juta ton perbulannya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau, Abdul Wahid menuturkan produksi sampah di Kota Baubau setiap tahunnya cukup meningkat. Padahal sampah rumah tangga tersebut hanya diperoleh dari 38 kelurahan dari 43 kelurahan yang ada di kota pemilik benteng terluas di dunia itu. "Armada kami hanya mengangguk sampah-sampah yang tersebar di 38 kelurahan saja. Sementara di wilayah Tampuna, Pulaua Makasar (Puma) dan wilayah pinggiran yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten tetangga kita belum menyediakan armada pengangkut sampah," tuturnya. Namun demikian, kata dia pihaknya tengah memikirkan ramuan yang ampuh agar masyarakat di 5 kelurahan itu dapat dilalui kendaraan sampah yang kemudian mengangkut limbah sampahnya. Pasalnya, dengan tidak diangkutnya sampah di 5 kelurahan itu membuat masyarakat membuang sampahnya tak menentu. "Saat ini mereka hanya bisa membakar sendiri sampahnya dan selebihnya membuang dibelakang rumahnya atau ditepi-tepi jurang. Yang pasti saat ini kita masih memikirkan apakah di 5 kelurahan ini dibuatkan tempat pembuangan sementara yang kemudian setiap saat Armada kami datang dan tinggal mengangkutnya untuk dibawa di tempat pembuangan akhir (TPA)," ujarnya. Diungkapkan, untuk mengangkut sampah tersebut pihaknya memiliki 9 unit kendaraan roda 3, dan puluhan mobil sampah yang beroperasi setiap harinya. Meski demikian, masih juga ada sejumlah masyarakat yang mengeluhkan sampahnya belum sepenuhnya terangkut. "Kendaraan roda 3 ini difokuskan untuk sampah masyarakat yang tinggal dilorong-lorong. Karena masyarakat yang tinggal dilorong-lorong banyak yang mengeluh katanya sampahnya tidak terangkut apalagi tempat pembuangan sementara itu agak jauh dari kediamannya," tambahnya. Dia menambahkan, dengan produksi sampah yang terbilang cukup besar itu dimungkinkan tahun ini tempat pembuangan akhir limbah rumah tangga masyarakat Kota Baubau akan penuh. Namun demikian, pihaknya telah membebaskan setidaknya 2 hektar tanah kosong untuk kemudian dijadikan tempat pembuangan akhir. "Sudah ada 2 hektar tanah hasil perbantuan dari kementrian PUPR untuk dijadikan lokasi pembuangan akhir sampah rumah tangga kita. Yang pasti kita akan bekerja maksimal agar kota kita ini menjadi kota yang selalu bersih dan indah," jelasnya. (m2/b/aji)

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB