Laode Budiman
BATAUGA- Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) namapknya menghadapi jalan terjal saat melakukan vaksinisasi untuk kelompok lanjut usia (lansia). Para usia lanjut tersebut memiliki sejumlah alasan untuk tidak diberikan vaksin sebagai pembentukan antibodi pencegahan virus Corona di Kabupaten Beradat itu.
Kepala Dinas Lesehatan Kabupaten Busel, Laode Budiman melalui Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Bakry Abdullah menuturkan pihaknya saat ini membangun komunikasi dengan TNI/ POLRI untuk mendiskusikan upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi sejumlah kendala di lapangan saat pemberian vaksin pada lansia yang telah dilakukan beberapa Minggu lalu.
Dari sekitar 7.000 lansia yang tercatat sebagai penerima vaksin, pihaknya baru saja menyuntikkan vaksin Sinovac terhadap 24 orang saja.
"Harus kita pahami pemberian vaksin ini tentu sangat tidak mudah apalagi diberikan kepada para lanjut usia. Sedangkan kita saja yang miliki latar belakang pendidikan yang cukup terhadap manfaat vaksin itu masih juga ada yang tidak mau di vaksin karena takut dan segala macam alasan," tuturnya.
Kata dia, pemberian vaksin terhadap lansia tentu pihaknya telah menggalakan sejumlah strategi yang kemudian akan ditawarkan pada pemangku kepentingan nantinya. Praktik jemput bola akan dilakukan agar penanganan virus Corona di Busel dapat teratasi dengan baik.
"Jemput bola yang dimaksud ini sebenarnya bukan kami kunjungi rumah-rumah para lansia itu melainkan kami jemput para lansia ini untuk kemudian diantarkan di Puskesmas atau pos-pos pelayanan vaksin di desa-desa yang tersebar di Busel. Tentu penjemputan itu kita minta bantuan dari TNI/POLRI agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan," tambahnya.
Dia menambahkan, upaya vaksinisasi kepada para lansia diyakini pihaknya merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam menghadapi lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. Pasalnya, meski terdapat larangan mudik lebaran tapi sejumlah pihak memanfaatkannya dengan mudih lebih awal sehingga dikhawatirkan para pemudik tersebut membawa virus yang kemudian menjangkiti orang tuanya.
"Vaksin terhadap lansia ini bukan hanya Busel yang menghadapi sejumlah kendala melainkan hampir seluruh wilayah di Indonesia mengalami hal serupa. Namun demikian, dalam waktu yang tidak begitu lama lagi kita akan tetap laksanakan vaksinisasi kepada para lansia ini agar penyebaran virus Corona itu dapat diatasi," tutupnya. (m2/b/aji)