Samahuddin.
LABUNGKARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) memberikan dukungan penuh untuk pembangunan jembatan Buton-Muna yang akan dimulai pada tahun 2022 mendatang.
Bupati Buteng Samahuddin, menegaskan 35 hektare lahan yang diminta telah tuntas disiapkan.
Samahuddin bilang, sudah menandatangani penyerahan hibah untuk lokasi lahan pembangunan jembatan di Kabupaten Buton Tengah.
"Sejak pertama rencana pembangunan jembatan Buton Muna, Buton Tengah sebagai salah satu lokasi, sudah tidak ada masalah. Saya sudah berkumpul bersama tokoh adat dan masyarakat, sudah resmi itu, bahkan bersama dengan anggota DPRD Buteng," kata Samahuddin.
Samahuddin menjelaskan, beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan pemasangan patok dan penentuan titik koordinat jalan pendekat pembangunan jembatan Buton Muna oleh BPN sebagai syarat dan perkembangan progres dari hibah lahan jalan pendekat pembangunan jembatan.
"Sudah dipatok lahannya, sudah berjalan itu. Dinas PU saya perintahkan. Jadi 35 hektare sudah tuntas 100 persen," ujarnya.
Sebelumnya, Sekda Buteng, H. Kostantinus Bukide merincikan dampak positif bagi masyarakat bila pembangunan jembatan ini berhasil direalisasikan. Sesuai perencanaan, jembatan ini akan menjadi salah satu daya tarik objek wisata.
"Jadi bukan hanya tempat penyeberangan tapi akan menjadi nuansa wisata sehingga dibutuhkan 35 hektare itu. Karena konsep terakhir berdasarkan hasil rapat di Baubau, jembatan itu mengusung konsep nuansa wisata," pungkasnya. (cr3/b/aji)