Buton Tengah, Rakyatsultra.id - Kabupaten Buton Tengah (Buteng) patut berbangga dan bergembira. Pasalnya wisata yang menjadi sektor andalan daerah bertajuk negeri seribu gua itu kini mulai dijajaki langsung utusan Presiden bidang pariwisata, Ibu Zita Anjani.
Zita anjani bersama rombongan tiba di Buteng, Sabtu (18/10). Dalam kunjungannya yang diagendakan selama tiga hari kedepan hingga 20 Oktober mendatang bagian dari eksplorasi Wisata yang dirangkaikan dengan deklarasi sadar wisata.
Dalam kunjungan perdana tersebut, Zita Anjani bersama rombongan disambut langsung, Dinas Pariwisata Buteng, Irwan Seni Rajab serta Kabag protokol Buteng, Sarifuddin Fanta maupun pejabat Setempat, bertempat di pelabuhan Veri Wamengkoli.
Setibanya di Buteng, Zita Anjani menyampaikan mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemkab Buteng yang sudah menyambut nya dengan penuh kebahagiaan. Tentu kedatangannya akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Disamping itu juga, kunjungan kali ini bertujuan untuk memetakan potensi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengembangan pariwisata di Buteng agar dapat disinergikan dengan program pariwisata nasional.
"Kami ingin melihat langsung keunikan yang ditawarkan Buteng. Kunjungan ini fokus pada pemetaan potensi dan bagaimana kita bisa mendorong akselerasi pengembangannya," ujarnya.
Kemudian, Zita Anjani berkomitmen untuk mengangkat citra pariwisata Buton, khususnya Buton Tengah, yang memiliki julukan unik yakni, negeri seribu gua. Dengan slogan tersebut tentunya harus perlu di dukung dan dikenal luas di kanca nasional maupun internasional.
"Kami akan mempromosikan wisata yang ada di kepulauan Buton ini, utamanya di Kabupaten Buteng yang dikenal luas sebagai 'Negeri 1000 Gua'. Sehingga wisata yang manjadi icon daerah bisa lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional," ucapnya.
Diketahui bersama, hari pertama di Buteng , Zita Anjani bersama rombongan meninjau beberapa spot wisata unggulan yang menjadi ikon daerah setempat. Diantaranya, pesona eksotis Gua Bidadari di Desa Kolowa dan keunikan Gua Kotayono Rahia.
Rangkaian eksplorasi akan dilanjutkan Minggu (19 Oktober) dengan menyisir potensi wisata lain yang ada di Kecamatan Mawasangka maupun kecamatan lainnya.