LA Bakry kembali pimpin Golkar Buton
PASARWAJO - Bupati Buton, La Bakry kembali menahkodai Partai Golkar Kabupaten Buton periode 2020 - 2025. Ia terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kabupaten Buton, di Hotel Buton Raya, Pasarwajo, Sabtu (11/7).
Terpilihnya Bupati Buton ini sebagai Ketua Golkar terpilih sudah diprediksi sejak awal. Sebab, dari dua bakal calon yang mengambil berkas pendaftaran yakni La Bakry dan Muhammad Taufik, hanya Bupati Buton, La Bakry yang mengembalikan.
La Bakry terpilih secara aklamasi setelah11 pemilik suara diantaranya Komcat Partai Golkar, sayap yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar, Dewan Pertimbangan dan DPP Partai Golkar sepakat menetapkan Bupati Buton ini sebagai ketua terpilih.
Usai terpilih, Bupati Buton ini berucap kedepannya Golkar Buton terus memberikan kontribusi terbesar dalam pembangunan ekonomi, kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia (SDM).
"Baik yang ada di legislatif bisa memberikan kontribusi yang sagat besar untuk kepentingan pembangunan kedepannya," lanjutnya.
Mengenai kepengurusan setelah Musda, Suami Delia Montolalu ini mengaku masih akan menyesuaikan dengan dinamika yang berkembang. "Kepengurusan nanti tidak akan banyak yang berubah,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, Herry Asiku, kepada ketua yang terpilih ini dapat membawa Golkar Buton lebih maju lagi, bendera panji-panji Golkar semakin banyak berkibar dan memberikan kontribusi untuk pembangunan.
"Pak bupati memiliki kinerja yang bagus, dan betul bermasyarakat dengan masyarakatnya. Sehingga masyarakat masih ingin melihat Golkar tetap membangun di Buton," ucapnya.
Untuk diketahui, kinerja Bupati Buton sepanjang tahun 2019 tak perlu diragukan lagi. Terbukti, banyak prestasi yang telah dicapai. Diantaranya yaitu penghargaan dari BPK memberi predikat WTP untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut, penghargaan sebagai Kabupaten peduli HAM dari Kementerian Hukum dan HAM, penghargaan penyelenggaraan festival Budaya Tua Buton dari salah satu stasiun televisi swasta, serta Kabupaten terbaik ketiga Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. (r4/b/aji)