BURANGA - Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan, Kamis (25/1) kemarin kembali melakukan evaluasi kesiapan seluruh panitia penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVII tingkat Provinsi. Hasilnya masih ada beberapa catatan yang mesti mendapat pembenahan oleh kepanitiaan.
Diantaranya adalah masalah kebersihan kota. Abu Hasan menyoroti kinerja jajarannya yang diberikan tugas dibidang pembersihan itu. Sebab ia menilai daerah perkotaan masih belum bersih.
"Saya peringatkan kepada organisasi perangkat daerah, juga camat. Jangan permalukan saya di depan ribuan khafilah. Jika tidak benar dalam menjalankan tugas. Taruhannya jabatan, saya tidak segan untuk memberikan sanksi non job," ungkap Abu Hasan yang kesal melihat pembersihan daerah perkotaan.
Dia sendiri mengungkapkan tak muluk-muluk untuk menargetkan juara umum dalam ajang lomba dibidang keagamaan itu. Bagi dia, asal bisa sukses sebagai tuan rumah penyelenggaraan sudah cukup.
"Saya hanya menargetkan pelaksaan MTQ sukses digelar. Event Organaizir telah ditunjuk. Tadi saya memimpin rapat evaluasi. Satu persatu bidang panitia pelaksana melaporkan progres kinerjanya. Hasilnya, kesiapan sudah mulai matang," ungkapnya.
Dijelaskannya sebagai tuan rumah daerah yang dipimpinnya itu terus mematangkan persiapan perlombaan dibidang keagamaan tersebut. Mulai tempat perlombaan dan tempat tinggal ratusan khafilah daerah lain telah disediakan.
Lebih jauh dia mengatakan kalau saat ini tinggal dua gedung yang dipersiapkan sebagai tempat khafilah unjuk kemampuan masih dalam tahap penyelesaian yakni Masjid Raya dan Gedung Islamic Center.
"Kalau dipersentasekan kesiapan kita sudah 80 persen keatas. Untuk Masjid Raya dan Gedung Islamic Center penyelesaiannya segera dituntaskan," imbuhnya (m3/b/hum)