buton-raya

Petani Buton Suplay Ubi di Waktobi dan Baubau

Jumat, 26 Januari 2018 | 09:15 WIB

PASARWAJO,- Didarat, Buton tidak hanya kaya akan aspalnya. Banyak sumber daya alam (SDA) dibidang pertanian dan perkebunan menjadi sumber penghidupan masyarakat. Diantaranya, tanaman umbi-umbian. Tiap tahunnya ratusan karung didistribusi keluar daerah seperti ke Kota Baubau dan Kabupaten Wakatobi.

"Satu tahun mencapai ratusan karung ubi jalar dan ubi kayu yang dijual keluar daerah. Karung yang berisi 70-80 kg," jelas, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Ir Azizu.

Dikatakan Azizu, umbi-umbian merupakan salasatu hasil perkebunan yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat utamanya petani, selain padi dan jagung serta hasil perkebunan lain seperti sayur-sayuran, kelapa, kopi, kakao dan jambu mente. "Petani umbi-umbian tersebar disemua kecamatan," katanya.

Masih kata dia, hasil pertanian yang lebih dulu meningkatkan pendapatan petani yakni tanaman tomat dan cabai. Tanaman ini lanjut dia, sudah didistribusi hingga keluar Daerah di Indonesia Timur. "Kalau cabai sama tomat sudah sampai ke Maluku, dan Papua," ucapnya. Sambung dia, ratusan karung tanaman tomat dan cabai yang diproduksi keluar Daerah.

Ia menjelaskan, tingkat kesejahteraan masyarakat utamanya petani diproyeksi mengalami peningkatan tiap tahunnya, hal ini diakibatkan meningkatnya hasil produksi serta bertambahnya luas lahan pertanian dan perkebunan. "Untuk total luasnya bertambah dari tahun ke tahun, tapi untuk jumlahnya saya belum bisa berandai-andai," ucapnya.

Ia menambahkan pihaknya tidak henti-hentinya memenuhi kebutuhan petani di Kabupaten Buton. Bahkan kata dia, 7 kecamatan di Kabupaten Buton telah ditetapkan sebagai kawasan pertanian dan perkebunan. Dan hampir semua Kecamatan berkontribusi besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lanjut dia, ada beberapa kecamatan sebagai penyumbang pendapatan terbesar disektor pertanian. "Seperti wilayah penghasil padi dan jagung serta sayur-sayuran yakni Kecamatan Lasalimu, Lasalimu Selatan, Kapontori, dan sebagian wilayah Siontapina, Pasarwajo dan Molowa," ungkapnya.

Kedepannya, kata dia, pihaknya terus berkomitmen meningkatkan hasil pertanian di Daerah penghasil aspal ini. Ia juga berusaha mengusulkan bantuan kepada Pemerintah Pusat untuk mengucurkan biaya nya, mendorong hasil pertanian di tanah Buton. (p2/b/hum)

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB