buton-raya

Rusda Lantik Tim Kerja di Tanah Kelahiran Ali Mazi

Rabu, 24 Januari 2018 | 09:35 WIB

PASARWAJO - Rusda Mahmud-LM Syafei Kahar (RM-SK) merupakan mantan Bupati dua periode di masing-masing tanah kelahirannya. Keduanya kini, maju sebagai pasangan calon (paslon) gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), yang diusung oleh Partai Demokrat, PKB dan PPP.

Ketokohan keduanya sebagai pemimpin tidak diragukan lagi dalam proses pembangunan di Bumi anoa. Rusda Mahmud, mantan Bupati Kolaka Utara dua periode dikenal sebagai tokoh pembangunan.

Selama menahkodai tongkat Bupati, pembangunan infrastruktur Kolaka Utara diakui oleh masyarakat. Sehingga, Kolaka Utara dikenang banyak orang, sebagai satu-satunya daerah di Sultra yang memiliki jalan tol.

Beda dengan Sjafei Kahar, mantan Bupati Buton dua periode. Masyarakat Buton mengenal pria kelahiran Buton ini sebagai tokoh pemekaran, karena selama menjabat Bupati Buton, ditangan dialah Buton Selatan dan Buton Tengah mekar dari induknya Kabupaten Buton. Ia juga salah satu Kepala Daerah, kala itu yang memperjuangkan pemekaran Provinsi Buton Raya.

Kini, keduanya setelah resmi mendaftar di KPU Provinsi sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sultra, gencar melakukan sosialisasi diberbagai daerah di Belahan Bumi anoa ini.

Selasa siang (23/1), bertempat di Hotel Muslimah, Kecamatan Pasarwajo, pasangan (RM-SK) secara langsung melantik dan mengukuhkan tim kerja/pemenangan mereka di Kabupaten Buton.

Kedatangannya di Daerah penghasil aspal terbesar di Indonesia ini, Rusda Mahmud-Sjafei Kahar tidak untuk mengumbar janji kepada masyarakat. Dihadapan ratusan pendukung dan tim pemenangannya Rusda Mahmud meminta masyarakat agar bersatu memenangkan pasangan Sultra cepat ini.

"Kemenangan sangatlah penting, tapi yang terpenting adalah persatuan dan kesatuan harus kita jaga," kata Rusda Mahmud, Selasa (23/1).

Diakuinya, untuk menjadi gubernur sungguh tidak mudah, tidak semudah membalikan telapak tangan, diperlukan kerja keras. Namun dengan pengalamannya menjadi Bupati Kolaka Utara dua periode merupakan modal untuk diaplikasikan untuk meningkatkan kesejahterakan rakyat dengan mempercepat pembangunan infrastruktur di Bumi anoa.

Dikatakannya juga, ditanah kelahiran mantan gubernur Sultra, Ali Mazi ini, ia tidak menargetkan seberapa besar jumlah suara. Dirinya hanya menyampaikan kepada tim pemenangannya di tanah Buton untuk bekerja maksimal memenangkan pasangan RM-SK.

"Saya tidak punya target, hanya saya sampaikan ke tim agar memaksimalkan kerjanya dengan tidak menjelek-jelekkan calon lain. Apapun hasilnya kita harus syukuri," ucapnya.

Sementara itu, calon wakil gubernur Sultra, Sjafei Kahar menyatakan komitmennya mempercepat pemekaran Provinsi Buton Raya. Bahkan, aspirasi pemekaran Buton raya telah dimuat dalam pernyataan sikap guna mendorong percepatan pemekaran.

Ia juga telah membentuk tim percepatan pemekaran yang diketuai langsung mantan Bupati Buton dua periode ini. "Jika kami diberi amanah maka akan mendorong percepatan pemekaran Buton raya sesuai impian masyarakat Kepulauan Buton," jelas, pasangan Rusda Mahmud ini, dihadapan tim pemenangan pasangan Sultra cepat.

Ia juga mengatakan, jika pasangan RM-SK terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra akan menciptakan keseimbangan antar Daerah seperti meratakan pembangunan infrastruktur jalan-jalan Provinsi. Selain itu, lanjut dia, akan mengoptimalkan potensi putra putri Daerah untuk menempati posisi/jabatan dilingkungan pemerintahan. "Supaya warga merasakan pembangunan di Daerahnya," ucap mantan Bupati Buton yang menjabat 10 tahun lebih 2 hari ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB