buton-raya

Jejak Pelaku Belum Ditemukan , Oknum Polisi Dibunuh Usai Karaoke

Jumat, 29 Juli 2016 | 10:31 WIB
Anggota Polres Baubau saat membawa mayat korban ke RSU Palagimata Kota Baubau untuk divisum, Kamis (28/7).

REPORTER: LM Suharlin

EDITOR: ISLAHUDDIN

BAUBAU - Warga Kelurahan Katobengke Kecamatan Wolio Kota Baubau digegerkan penemuan mayat pria disemak-semak di sekitar rumah bernyanyi karaoke Song Beach sekitar pukul 06.00 Wita, Kamis (28/7). Belakangan diketahui mayat tersebut bernama Brigadir Arifin, salah seorang anggota Polsek Lakudo Kabupaten Buton Tengah.

Salah seorang saksi mata, Uceng (31) menuturkan, penemuan mayat bermula saat seorang nelayan berencana melaut untuk menjaring ikan dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, saat melintas nelayan tersebut melihat sendal yang tidak bertuan yang diduga milik korban.

“Nelayan ini bingun kok ada sendal tapi tidak ada orangnya. Apalagi di pinggir jalan itu serpihan gelas kaca dan botol minuman keras berserakan. Tapi nelayan ini tidak menaruh curiga kalau ada mayat tepat disemak-semak dekat pondok miliknya itu," tuturnya.

Kata dia, saat mengambil alat mancing dipondokan, nelayan tersebut tersentak melihat sosok pria yang terkapar dengan kondisi mengenaskan. Tak mau mengambil resiko, nelayan tersebut kemudian memanggil warga sekitar dan menghubungi pihak kelurahan.

"Saya juga panik, tidak tau mau bikin apa ketika melihat mayat itu. Makanya saya langsung panggil pihak kelurahan yang kebetulan tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk menghubungi lurah ataupun pihak kepolisian," tambahnya.

Sambil menunggu bantuan, pihaknya mencoba memastikan korban tersebut dikenalinya atau tidak. Namun posisi korban yang telungkup menyulitkan memastikan raut wajah korban yang berlumuran darah.

“Pada saat itu posisinya gelap karena banyak pohon, jadi kami tidak melihat secara jelas. Hanya saja saya tahu korban polisi karena melihat celana yang dikenakan dan ikat pinggang milik polisi," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji SIK membenarkan sosok mayat pria yang ditemukan merupakan anggotanya yang bertugas di Polsek Lakudo. Dugaan sementara korban dianiaya hingga tewas lalu diseret ke semak-semak untuk menghilangkan jejak.

"Mendapat informasi dari warga sekitar saya langsung bergegas menuju TKP. Setelah itu kami kemudian memasang garis polisi dan kemudian melakukan olah TKP untuk mengumpulkan sejumlah petunjuk dan bukti-bukti," jelasnya.

Setelah melakukan olah TKP pihaknya kemudian membawa mayat tersebut menuju RSU Palagimata Kota Baubau untuk divisum. Berdasarkan hasil visum yang diperoleh, ditemukan adanya sejumlah tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Ada luka menganga dibagian kepala belakang dan dipinggang belakang korban. Di TKP kami mengamankan sejumlah bukti berupa batu yang memiliki bercak darah, serpihan gelas kaca dan sejumlah petunjuk lainnya," terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB