Buton Tengah, rakyatsultra.id - Dalam rangka menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Umi Noranah Azhari menghadiri zikir dan doa bersama, bertempat Masjid Al-Ikhsan, Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Selasa (16/6).
Kegiatan yang mengusung tema "Menjadikan Hijrah sebagai Inspirasi Perubahan Menuju Kebaikan" tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pertemuan rutin bulanan Pengurus Daerah Wanita Islam Kabupaten Buteng.
Turut hadir pembawa hikmah, Prof. Dr. H. Manan Sailan. Hadir pula, Staf Ahli PKK Buteng, Kartini Adam Basan, perwakilan Kemenag Buteng serta sejumlah Pimpinan OPD maupun pengurus dan anggota organisasi Wanita Islam Indonesia setempat.
Dalam sambutannya, Umi Noranah Azhari mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus sarana untuk melakukan introspeksi diri dalam upaya menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurut Ketua TP PKK Buteng, pergantian tahun Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan angka dalam kalender Islam. Tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sikap dan perilaku, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Dikesempatan ini, Istri Bupati Buteng itu menjelaskan peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengandung pelajaran berharga tentang perjuangan, kesabaran, pengorbanan, dan keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan demi menegakkan kebenaran.
"Peristiwa hijrah Rasulullah SAW memberikan pelajaran bahwa setiap perubahan menuju kebaikan membutuhkan tekad yang kuat, kesabaran, dan keikhlasan. Nilai-nilai tersebut harus terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Lebih lanjut, Umi Noranah menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang berakhlakul karimah. Mengingat, perempuan sebagai pendidik pertama dalam keluarga.
Ditambah lagi, kaum ibu diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai agama, membentuk karakter generasi muda, serta menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Umi juga mengajak seluruh kaum perempuan untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan dan kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut perempuan untuk tetap menjadi teladan dalam menjaga moralitas, memperkuat pendidikan anak, dan membangun ketahanan keluarga. Langkah ini harus perlu kita jaga dan diterapkan," ucapnya.
Dikesempatan ini juga, Umi turut menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Organisasi Wanita Islam Indonesia di Sulawesi Tenggara. Hingga saat ini, baru terdapat satu kabupaten dan dua kota yang telah membentuk kepengurusan organisasi. Yakni, Buteng, Kota Bau-bau dan Kota Kendari.
"Dengan terbentuknya kepengurusan Wanita Islam Indonesia di daerah-daerah tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan," jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Umi menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Berharap semangat hijrah Nabi Muhammad SAW dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kaum perempuan untuk terus meningkatkan kualitas diri, membangun keluarga yang religius, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.