Jumat, 28 Agustus 2026

Wujudkan Masyarakat Tangguh, Wawali Baubau Kukuhkan Kampung Siaga Bencanah

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 13 April 2026 | 22:02 WIB
Pengukuhan masyarakat tanggal Bencana di Kota Baubau
Pengukuhan masyarakat tanggal Bencana di Kota Baubau

Baubau, rakyatsultra.id - Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat barisan mitigasi bencana berbasis masyarakat. Pada Senin (13/04/2026), Wakil Wali (Wawali) Kota Baubau secara resmi menutup Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standard Operating Procedure (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dipusatkan di Lapangan Kelurahan Lowu-Lowu.

Dalam sambutannya, Wawali Baubau mengatakan, letak geografis Kota Baubau sebagai wilayah kepulauan menyimpan potensi kerawanan bencana yang nyata, mulai dari angin kencang hingga banjir. Oleh karena itu, kesiapsiagaan tidak boleh hanya bertumpu pada pemerintah.

"Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan adalah hal yang sangat penting untuk kita bangun bersama. Tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat,"katanya.

Ditambahkan, pembentukan Kampung Siaga Bencana ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam menciptakan masyarakat yang mandiri saat menghadapi situasi darurat. KSB bukan sekadar program administratif, melainkan sebuah gerakan untuk meningkatkan pengetahuan dan memperkuat solidaritas sosial.

Diungkaokan, untuk mendukung keberhasilan KSB, Pemkot Baubau juga mendorong penguatan Lumbung Sosial. Fasilitas ini berfungsi sebagai cadangan logistik strategis agar penanganan darurat di tingkat lokal dapat berjalan cepat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan dari pusat atau luar daerah.

Lebih lanjut dijelaskan, selain penguatan di tingkat warga, pemerintah juga mengoptimalkan peran Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang masuk ke lingkungan sekolah. Program ini menyasar generasi muda agar memiliki pemahaman dini mengenai tata cara menyelamatkan diri saat darurat, kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan edukasi mitigasi bencana sebagai investasi jangka panjang.

"Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh menghadapi situasi darurat. Edukasi di sekolah adalah investasi agar masyarakat masa depan sadar bencana," ungkapnya.

Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong dan tidak menunggu bencana datang untuk mulai bersiap. Dan setelah kegiatan simulasi ini, para peserta sosialisasi diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan wawasan serta pengetahuan mitigasi kepada warga di lingkungan sekitar masing-masing demi Baubau yang lebih aman dan tangguh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB

Terpopuler

X