Buton Tengah, Rakyatsultra.id - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Umi Noranah Azhari resmi melantik tim Kelompok Kerja (Pokja) sekaligus pengukuhan Bunda PAUD tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa di gedung Kesenian Lakudo, Selasa (9/12).
Pelantikan dan pengukuhan tersebut disaksikan langsung, Bupati Buteng, Dr Azhari bersama Pj Sekab Buteng, Armin. Hadir pula, perwakilan BPMP Provinsi Sultra, jajaran OPD, Camat hingga jajaran PAUD tingkat Desa dan Kelurahan.
Usai melaksanakan pelantikan dan pengukuhan Pokja dan Bunda PAUD, Umi Noranah Azhari menyatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen bersama untuk memperkuat layanan PAUD yang inklusif, berkualitas, dan berkesinambungan.
"Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai motor penggerak, motivator, sekaligus pendamping. Kita harus memastikan anak-anak di Buteng mendapatkan layanan pendidikan yang beriringan dengan aspek kesehatan, gizi dan perlindungan," ujarnya.
Dikesempatan ini juga, Istri Bupati Buteng itu menitipkan lima pesan strategis kepada pengurus bunda PAUD yang baru saja dilantik. Pertama, advokasi aktif. Artinya menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pentingnya layanan PAUD holistik dan integratif.
Kedua, sinergi pemerintah. Yang dimana kordinasi instensif dengan pemerintah Desa/Kecamatan harus terjalin dengan baik, demi tersedianya layanan PAUD yang aman, ramah anak dan terjangkau.
Selanjutnya ketiga, Peningkatan Partisipasi. Mendorong partisipasi anak usia 5-6 tahun agar matang secara psikologis dan akademis sebelum memasuki Sekolah Dasar.
ke empat, Keteladanan. Menjadi inspirasi dalam menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi emas. Dan ke lima tentang kemitraan yaitu membangun komunikasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
"Selain 5 pesan tersebut, kita juga harus mengawal tumbuh kembang anak dalam kerangka program Wajib Belajar 13 Tahun, yang dimulai sejak jenjang Taman Kanak-Kanak (TK)," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Azhari ikut menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para ibu yang hadir. Dalam arahannya yang hangat, dirinya menekankan peran sentral seorang ibu dalam menciptakan stabilitas sosial.
"Saya bahagia melihat semangat Ibu-ibu sekalian. Sebuah daerah akan maju apabila Ibu Desa-nya ramah dan baik, karena itu akan membawa ketentraman bagi masyarakatnya. Di balik kesuksesan para suami, selalu ada dukungan hebat dari istri di belakangnya," tuturnya.
Lebih lanjut 01-Buteng Bupati Azhari juga menekankan bahwa persiapan masa depan daerah bergantung pada kualitas anak-anak saat ini. "Merekalah yang akan menggantikan kita kelak. Oleh karena itu, sinergi adalah kunci utama," tegasnya.
Terakhir, terkait apek profesionalisme tenaga pengajar, Azhari instruksikan agar dilakukan pendataan ulang (Verifikasi) terhadap guru-guru di Buteng. Hal itu untuk memastikan mereka mengajar sesuai disiplin ilmu yang dimiliki demi terjaganya kualitas pendidikan di daerah.
"Langkah ini harus kita lakukan demi terjaganya kualitas pendidikan kita di Buteng,". Ungkapnya.