Jumat, 28 Agustus 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Buton Manfaatkan Pekarangan

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 20 Desember 2021 | 06:21 WIB
  La Lodi.   PASARWAJO - Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton pada tahun 2022 mendatang. Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton, La Lodi mengatakan untuk mewujudkan program tersebut, Dinas Ketahanan Pangan telah menetapkan sejumlah kegiatan prioritas. Diantaranya yaitu pemanfaatan pekarangan di daerah yang rawan pangan di sejumlah desa yang rentan rawan pangan. Seperti Desa Gunung Jaya, Kuraa, dan Sumber Sari, Kecamatan Siotapina. "Nantinya di pekarangan warga di desa ini akan ditanami sayur-sayuran yang semua serba organik. Jadi sayur semua serba organik dan itu tumbuh bukan di lahan perkebunan tapi perkarangan warga," katanya. Selanjutnya yaitu program sosialisasi tentang konsumsi pangan dan gizi di daerah-daerah yang terindikasi rawan pangan. Kemudian, untuk program B2SA yaitu pengolahan pangan lokal dengan memanfaatkan kearifan lokal dan inovasi teknologi hasil penelitian dan pengembangan pertanian. "Dengan adanya hasil pengolahan pangan lokal ini, nantinya setiap kegiatan di desa atau kecamatan snack atau makanan yang disajikan itu dari pangan lokal dan tidak hanya mengandalkan beras dan tepung," ujarnya. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton juga merencanakan kegiatan pasar murah. "Pasar murah ini artinya daerah yang sulit terkases jangkauan pangan kita fasilitasi. Apa yang tidak ada di desa ini kita bawakan atau dekatkan," tutupnya. (r4/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB
X